Rayakan Kelulusan dengan Mengenakan Pakaian Adat – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Rayakan Kelulusan dengan Mengenakan Pakaian Adat

PENGUMUMAN. Suasana pengumuman hasil UASBN di SDI Bertingkat Perumnas III, Rabu (12/6).

FENTI ANIN/TIMEX

Pengumuman Hasil UASBN di SDI Bertingkat Perumnas III

Pengumuman hasil Ujian Akhir Sekolah Berbasis Nasional (UASBN)  di SDI Bertingkat Perumnas III tampak sarat akan nuasa budaya NTT.

FENTI ANIN, Kupang

PENGUMUMAN hasil ujian nasional ini digelar di SDI Bertingkat Perumnas III, Rabu (12/6), diikuti semua siswa-siswi kelas VI didampingi para orangtua masing-masing.

Sebanyak 47 siswa-siswi kelas VI SDI Bertingkat Perumnas III dinyatakan lulus dan dapat melanjutkan studi ke jenjang SMP.

Para lulusan datang bersama orangtua masing-masing, dengan mengenakan pakaian adat masing-masing daerah. Ada yang mengenakan pakaian adat Rote, Flores, Sumba, Toraja dan pakaian adat daerah lain nya.

Acara ini dimulai dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Adapun puisi yang dibawakan seorang siswi. Puisi yang dibawakan berjudul Guru. Puisi ini sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada semua guru-guru yang telah mengajar mereka selama enam tahun duduk di sekolah dasar.

Kepala SDI Bertingkat Perumnas III Jelamu Merry Surya,  mengatakan, walaupun undangan yang disampaikan kepada orangtua siswa-siswi kelas IV bersifat lisan, namun para orangtua semuanya datang.

Hal ini diakui nya sebagai bentuk kepedulian orangtua terhadap pendidikan anak-anak.

“Kami hari ini merasa bangga. SD satu Kota Kupang secara resmi mengumumkan hasil ujian nasional, dan kami menjadi salah satu bagian dari Kota Kupang. Kami memang bergerak cepat karena besok akan dimulai pendaftaran peserta didik baru,” katanya.

Dia mengaku, untuk Surat Keputusan Hasil Ujian (SKHU) harus dibagikan hari ini juga, agar jangan sampai para orangtua harus kembali lagi untuk mengurus SKHU untuk mendaftarkam anak-anaknya.

“Kami sekolah tidak mau orangtua bolak-balik untuk mengurus SKHU hanya untuk mendaftarkan anak-anaknya. Kami mau agar semuanya berjalan baik, anak-anak segera mendaftar dan mendapatkan sekolah yang baik,” katanya.

Merry berpesan kepada para orangtua agar selalu setia mendampingi anak-anaknya, terutama dalam menggunakan teknologi,  smartphone.

“Jangan sampai semua waktu yang ada, anak hanya gunakan untuk bermain smartphone. Kami juga menyadari bahwa ini di abad 21 dimana teknologi semakin maju pesat, tetapi orangtua harus mampu mengontrol anak-anaknya, karena di zaman sekarang, saya berharap agar pendekatan para orangtua kepada anak juga dilakukan secara baik. Jangan lagi menggunakan kekerasan kepada anak,” ujarnya.

Karena usia memasuki SMP, jelas Merry, maka tentunya anak sudah beranjak remaja, maka pendekatan yang harus dilakukan juga harus dilakukan dengan cara yang tepat.

“Saya berharap para guru juga agar melayani dengan hati. Anak-anak di sini harus dianggap sebagai anak sendiri. Jangan sampai para guru juga acuh dan tidak peduli dengan perkembangan anak,” ungkapnya. (*/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!