Agus Dalo Bakal Dilaporkan ke Bupati – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Agus Dalo Bakal Dilaporkan ke Bupati

MAUMERE, TIMEX – Agus Dalo, ASN pada Dinas Perhbungan Kabupaten Sikka bakal dilaporkan ke Bupati Sikka. Agus dinilai melanggar Perbup tentang BBM bersubsidi yang diperuntukan bagi masyarakat.

Kasus ini terkuak lantaran adanya kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Sikka.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Sikka, Fiator Nong kepada  Timor Express, Rabu (12/6) menjelaskan, dalam Perbup dengan  tegas menyatakan bahwa BBM bersubsidi diperuntukan bagi masyarakat dengan harga yang sudah ditetapkan senilai Rp 4.000 per liter dan dijual pada setiap pangkalan yang telah ditentukan pemkab. Namun faktanya, Agus Dalo seorang ASN  yang bekerja pada Dinas Perhubungan telah melakukan tindakan yang fatal.

Agus bukannya menjual langsung kepada masyarakat, namun diberikan kepada pedagang lain, yang kemudian oleh pedagang menjualnya diatas  harga yang telah ditentukan pemerintah.

“Apa yang dilakukan Agus sudah melanggar Perbup. Pangkalan BBM minyak tanah yang diberikan kepadanya bertujuan untuk menjual langsung kepada masyarakat, bukan kepada pedagang lain yang tidak mengantongi izin. Karena itu kami akan laporkan kepada bupati,” jelas Fiator.

Ia mengaku, selain menyurati Bupati Sikka, juga akan melaporkan kepada Polres Sikka atas perilaku ASN yang menjual minyak tanah diatas harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Bagi Fiator, siapapun dia, baik masyarakat biasa maupun ASN  apabila melanggar peraturan, tetap harus ditindak tegas.

Menurut Fiator, pangkalan yang mengantongi izin telah ditetapkan harganya sesuai dengan Perbup.

“Selain kami melaporkan kepada bupati, kami juga akan melaporkan kepada Polres Sikka, supaya diproses sama dengan yang lainnya biar adil.  Bukan hanya masyarakat yang diproses tetapi ASN atau siapapun juga diproses,” tegasnya.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP Heffri Dwi Irawan terkait penangkapan salah seorang pengusaha yang menjual BBM diatas harga  subsidi mengatakan, menjual BBM jenis minyak tanah tidak sesuai harga subsidi tetap diproses hukum. Karena  BBM bersubsisdi harganya sudah ditetapkan pemerintah. Jika  membelinya melebihi 20 liter harus ada rekomendasi dari Bagian Ekonomi.

“Menjual BBM bersubsidi kepada pedagang yang tidak memiliki izin  harus ditindak tegas, karena ketentuan pemerintah sudah sangat jelas membeli diatas 20 liter harus memiliki rekomendasi dari Bagian Ekonomi,” jelas Heffri.

Terkait mafia minyak tanah di Kabupaten Sikka, Heffri berharap peran pemerintah untuk bertindak tegas. Jangan ada yang diskriminasi,  apalagi berkaitan dengan peran ASN yang melakukan penjual BBM kepada  pedagang lain.

Kepada Timor Express, Heffri mengaku belum mengetahui secara detail lantaran yang baru diungkap adalah salah satu pengusaha di Kabupaten Sikka. Karena itu lanjut Heffri, terkait peran ASN dalam penjualan minyak tanah, pemerintah,  khususnya Bagian Ekonomi harus proaktif bersama kepolisian menindak tegas mafia BBM di Kabupaten Sikka.

“Untuk memberantas mafia BBM minyak tanah di Kabupaten Sikka, perlu peran pemerintah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan tindakan tegas kepada ASN  atau pedagang. Karena akibat perbuatan mereka membuat masyarakat resah,” jelas Heffri. (kr5/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!