Kuota di SMPN 16 Hampir Penuh – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Kuota di SMPN 16 Hampir Penuh

PANTAU PPDB.Kepala SMP Negeri 16 Kota Kupang, Gregorius Emil Karmin memantau proses PPDB online hari kedua di ruang penerimaan pendaftaran, Jumat (14/6)

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Hari Kedua PPDB Online

KUPANG, TIMEX – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 16 Kota Kupang sedang berlangsung hingga hari kedua, Jumat (14/6).

Sesuai jadwal, PPDB berlangsung selama tiga hari terhitung tanggal 13-15 Juni 2019. Calon peserta didik didampingi orangtua menyerbu lokasi pendaftaran di sekolah tersebut.

Hingga hari kedua kuota untuk jalur online hampir penuh karena animo masyarakat tinggi. Hal itu disampaikan Kepala SMP Negeri 16 Kota Kupang, Gregorius Emil Karmin kepada Timor Express saat memantau proses PPDB di loket pendaftaran, Jumat (14/6).

Dikatakan Emil, kuota yang dibutuhkan sesuai jumlah rombongan belajar (rombel) sebanyak sembilan, sehingga total peserta didik baru yang harus diterima sebanyak 288 orang.

Jumlah itu dibuka untuk calon peserta didik baru yang berada di dalam zona SMPN 16. Kelurahan yang masuk zonasi 1 antara lain, Nefonaek dan Pasir Panjang sedangkan zonasi II yakni Kelurahan Oesapa, Oesapa Barat, Oeba, Fatululi dan Kelurahan Oebobo.

“Jumlah kelurahan, baik zonasi I maupun II sangat banyak peminatnya, namun kita batasi sesuai aturan dan rombel yang tersedia,” kata mantan Kepala SMPN 6 Kota Kupang itu.

Emil mengaku, PPDB online telah berlangsung selama tiga tahun terakhir dan ia menilai, proses tersebut sangat membantu karena memudahkan calon peserta didik baru dan panitia PPDB di sekolah. “Tidak ada antrian panjang seperti tahun-tahun sebelumnya dan ini juga mengurangi biaya yang dikeluarkan orangtua peserta didik,” ujarnya.

Dengan kuota yang hampir penuh ini, sebagai pimpinan di sekolah, Emil menyarankan calon peserta didik baru dan orangtua agar bisa memilih sekolah lain. Apabila tidak di SMPN 16, bisa mendaftar melalui jalur offline.

“Sekolah lain juga memiliki mutu pendidikan yang bagus seperti sekolah swasta yang ada di Kota Kupang. Sehingga bisa ada pemerataan peserta didik. Ini tujuan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di NTT, jadi semua pihak wajib memahami ini,” tambahnya.

Sementara Alfred Tameses, salah satu orangtua calon peserta didik baru berterima kasih kepada seluruh pihak yang menyukseskan PPDB yang tengah berlangsung.

Alfred yang juga warga RT 02/RW 01 Kelurahan Oesapa ini mengaku, pendaftaran online sangat membantu karena tidak mengeluarkan biaya dan tenaga yang banyak. Calon peserta didik baru hanya mengeluarkan biaya pulsa lalu mendaftar melalui handpone android dari rumah.

“Kami orangtua merasa terbantu sekali karena kami hanya mendampingi anak menyiapkan berkas persyaratan lalu mendaftar dan ke sekolah untuk memasukan berkas. Tidak lagi seperti sebelumnya,” paparnya.

Dia juga mengharapkan dengan kecanggihan teknologi, pemerintah terus melakukan evaluasi-evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang ada guna menyempurnakan PPBD yang lebih baik ke depan.

“Sistem ini sudah baik, namun perlu ada evaluasi, sehingga bisa memperbaiki kekurangan atau kendala yang dihadapi demi peningkatan mutu pendidikan di NTT yang lengkap dan lebih baik,” tutupnya.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!