Remaja PPA Dibekali Pengetahuan Bahaya Narkoba – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Remaja PPA Dibekali Pengetahuan Bahaya Narkoba

BERSAMA. Perwakilan BNNP NTT pose bersama para remaja usai sosialisasi bahaya narkoba di Lembaga PPA Arrow 100494, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Jumat (14/6).

IMRAN LIARIAN/TIMEX

SIKUMANA, TIMEX – Untuk meningkatkan pemahaman sekaligus pembentukan karakter anak-anak remaja dan menyemarakkan kegiatan PRA HANI 2019, pengelola Lembaga Pusat Pengembangan Anak (PPA) Arrow I00494 Sikumana menggelar pembekalan tentang bahaya narkoba.

Pembekalan ini disamaikan BNN Provinsi NTT di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Jumat (14/6). Pada kesempatan itu, penanggung jawab kegiatan sekaligus staf di Lembaga PPA Arrow 100494, Doan Ferdinal Nepa menyampaikan hal ini merupakan salah satu program dalam pembentukan karakter bagi anak remaja dalam mengenali narkoba baik dari sisi negatif maupun sisi positif sehingga terbentuk karakter anak dalam mengambil sikap menolak narkoba. “Mereka bisa melihat efek dan dampak langsung narkoba bagi kesehatan dan masa depan mereka,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNNP NTT melalui Kepala Seksi Pencegahan, Markus Raga, bersama dokter Daulat A. Samosir melakukan kegiatan pembekalan menyampaikan materi tentang membangun karakter anak dalam memahami seluk beluk bahaya narkoba.

Kepala seksi pencegahan memaparkan tentang bagaimana membangun karakter generasi muda dalam memahami dan mengenal efek narkoba serta penyebab generasi muda terjerumus dalam bahaya narkoba. Selain itu, bagaimana upaya pencegahan atau menolak ajakan menggunakan narkoba dan memilih teman atau pergaulan.

Generasi muda harus dibentengi sejak dini agar terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merugikan diri mereka sendiri bahkan orang lain. “Generasi muda harus tahu tentang bahaya narkoba sehingga mereka tidak terjerumus. Dengan demikian generasi muda dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Sementara pemateri kedua, dr. Daulat A. Samosir memaparkan bagaimana dampak narkoba di otak atau pusat syaraf terhadap kesehatan tubuh generasi muda. Selain itu, dampak lain terhadap prestasi belajar sebagai akibat pusat syaraf yang sudah terkontaminasi narkoba. “Narkoba akan membuat semua organ tubuh generasi muda akan menjadi rusak sehingga menganggu aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Dampak lain bahwa bila sudah kecanduan narkoba maka otak akan rusak permanen dan bila otak sudah rusak maka semua organ tubuh pasti akan ikut bermasalah juga dan upaya rehabilitasi hanyalah sebagian upaya dalam memulihkan para pecandu untuk bisa kembali normal walau tidak 100 persen sembuh.

Terpantau, kegiatan ini diikuti oleh 250 anak-anak remaja berusia 11 sampai 16 tahun bersama para mentor dan pengelola lembaga. Pada sesi tanya jawab para remaja lebih banyak bertanya tentang apa yang harus dilakukan oleh mereka yang belum mengenal bentuk-bentuk narkoba serta upaya upaya menghindari agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba. (mg22/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!