Seribu Tahun Lagi… – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Seribu Tahun Lagi…

Kristo Embu
Pemimpin Redaksi Timor Express

TAK terasa 16 tahun sudah Harian Timor Express hadir di bumi Flobamora. Menyapa pembaca setiap hari. Sejak 21 Juni 2003. Namun, ini belum apa-apa. Kami ingin hidup seribu tahun lagi. Seperti bait terakhir puisi ‘AKU’ ciptaan Chairil Anwar yang terkenal itu. “Dan aku akan lebih tidak perduli. Aku mau hidup seribu tahun lagi.”

Banyak orang menduga, bahkan yakin, media cetak akan berakhir. Termasuk juga para ahli. Setelah teknologi media massa semakin maju. Mulai dari penemuan radio, televisi hingga internet dan era digital saat ini media cetak selalu diprediksi akan berakhir. Tapi faktanya tidak. Media cetak tetap ada. Tetap bertahan. Bahkan semakin eksis.

Bahwa ada media cetak yang tutup itu betul. Namun, itu bukan semata karena disrupsi atau gangguan, terutama disrupsi digital saat ini. Itu lebih karena salah urus seperti yang disampaikan tokoh pers nasional Dahlan Iskan. Mantan Menteri BUMN ini merupakan tokoh pers yang menolak keras anggapan bahwa media cetak akan mati dilindas media berbasis digital. Bagi Dahlan Iskan, media jenis apa saja harus terus melakukan inovasi dan kreatifitas. Dengan begitu dia akan tetap eksis seturut perkembangan zaman. Juga keinginan konsumen. Bukan lagi menggunakan pendekatan teori peluru dan jarum suntik. Melainkan teori manfaat dan kepuasan. Konsumen yang menentukan. Bukan lagi semua ditentukan oleh penyedia produk.

Harus diakui perkembangan media massa saat ini sangat pesat. Termasuk di NTT. Ini sebagai konsekuensi dari kemerdekaan pers yang dijamin dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Juga dampak dari Revolusi 4.0. Data Dewan Pers, jumlah media massa saat ini sekitar 47 ribu. Sebagian besarnya adalah media online (sekitar 43 ribu) dan media cetak sekitar dua ribu. Sisanya televisi dan radio.

Dampak positifnya masyarakat semakin mendapat banyak pilihan. Tentu dengan risiko semakin banyak pula berita hoax. Keuntungan bagi media adalah akan terjadi persaingan yang sehat. Hanya media yang berkualitas dan yang mendapat kepercayaan yang akan dipilih.

Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan di beberapa negara. Juga tren perkembangan industri media saat ini. Analisa Chief Operating Officer (COO) of WAN-IFRA, Thomas Jacob dalam forum WAN-IFRA di Nusa Dua Bali tahun lalu menyatakan bahwa tren terbaru industri media ternyata sedang berbalik arah. Back to Basic. Kepercayaan pembaca kepada media cetak terus mengalami peningkatan.

Sempat mengalami disrupsi paling tidak selama tiga tahun yang ditandai dengan rontoknya beberapa media cetak baik global maupun nasional dan lokal, kini media cetak kembali dipercaya. Karena apa? Karena media cetak semakin tahu apa keinginan dari pembaca.
Tren ini menempatkan audience/pembaca adalah pusat dari semua pengembangan. Karena itu membangun relasi dengan pembaca adalah keharusan. “Bagaimana memuaskan pembaca, gunakan data seoptimal mungkin,” demikian Thomas Jacob.

Karena itu ukuran kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) media cetak pada era ini bukan cuma ditentukan oleh kualitas produk jurnalistiknya. Melainkan juga diukur secara presisi jumlah user, jumlah share, hingga berapa traffic yang berhasil di-generate oleh setiap tulisan. Ini yang selalu mendorong kami untuk terus meningkatkan kualitas produk. Semakin mendekati keinginan atau kebutuhan pembaca. Sesuai dengan motto kami “Cerdas dan Konsisten”. Cerdas memberikan apa yang menjadi keinginan pembaca.

Terima kasih untuk pembaca setia Timor Express. Terima kasih kepada mitra setia Timor Express. Karena Anda kami ada. Kritik dan saran untuk perbaikan dan menjadi lebih baik selalu kami nantikan.

Tak ada yang bisa kami berikan kepada pembaca di ulang tahun yang ke-16 ini. Selain terus berusaha untuk menghasilkan karya terbaik sesuai keinginan pembaca. Terus konsisten menjadi media yang menyajikan berita akurat dan tepercaya.
Usia 16 tahun ini belum apa-apa. Kami ingin hidup seribu tahun lagi. Sekali Layar Terkembang Pantang Biduk Surut Ke Pantai. (**)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!