Bangun Relasi yang Harmonis – Timor Express

Timor Express

SUROSA

Bangun Relasi yang Harmonis

HALAL BI HALAL. Umat Islam se-Sumba saat menggelar halal bi halal di Kabupaten SBD, Minggu (16/6) lalu.

EDY BEREN/TIMEX

Umat Islam se-Sumba Gelar Halal bi Halal

TAMBOLAKA, TIMEX – Umat Islam se-Daratan Sumba, Minggu (16/6) lalu, menggelar halal bi halal di Waitabula Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Kegiatan diselenggarakan di halaman Masjid Alfalah Waitabula, merupakan ajang rutin tahunan yang dilakukan setiap selesai merayakan Idul Fitri.

Tema yang diangkat dalam kegiatan halal bi halal se-Sumba yakni, ‘Dengan Halal bi Halal Kita Tingkatkan Persatuan dan Toleransi Antarumat Beragama Dalam Bingkai Kesatuan Republik Indonesia’.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten SBD, Bernadus Bulu, Dandim 1613/Sumba Barat, Letkol Inf Eko Wardono, Kapolsek Urban Loura, Kompol I Ketut Mastina, Danramil 1613-02/Laratama, Kapten Inf Mulyono, Bupati SBD terpilih, Kornelis Kodi Mete, ketua panitia halal bi halal se-Sumba, Ahmad Sidiq, ketua panitia hari besar Islam SBD, Arifin Ibrahim, para ulama, ta’mir masjid se-Sumba dan sejumlah besar umat Islam.

Asisten III Setda SBD, Bernadus Bulu yang mewakili Bupati SBD dalam sambutannya mengatakan, solidaritas dan silaturahmi merupakan komitmen keagamaan dan persaudaraan yang harus kembangkan dan perlu dilestarikan bukan karena hari raya saja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Solidaritas dan silaturahmi itu merupakan hal yang paling pokok demi membangun kehidupan bersama yang harmonis.

Dalam kehidupan bersama yang harmonis, seluruh aktivitas dan karya pembangunan baik pembangunan fisik, mental maupun spiritual dapat terlaksana dengan baik.

Karena itu, pemerintah menyambut baik dan mendukung kegiatan halal bi halal se-Sumba. Sebab, dengannya dapat terjalin silaturahmi yang berimplikasi pada adanya kerja sama dan kesepakatan untuk menghadapi isu-isu Sumba yang dalam penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama oleh keempat kabupaten di pulau Sumba.

Dirinya mengajak masyarakat terutama umat Islam untuk manfaatkan  momen yang ada untuk membangun relasi yang harmonis dan hubungan yang baik dengan sesama. Baik sesama yang beragama Islam maupun yang beragama lain agar tercipta kehidupan bersama yang saling mendukung.

Dirinya mengajak semua pihak untuk bahu-membahu membantu pemerintah membangun daerah, sehingga tantangan pembangunan ke depan bisa diatasi.

Sementara itu, ketua panitia PHBI, Arifin Ibrahim mengatakan, halal bi halal adalah kesempatan untuk bermaaf-maafan dan menjalin kembali silaturahmi dan hubungan persahabatan yang sempat retak akibat perbedaan pilihan politik dalam Pemilu yang lalu. Dirinya mengajak semua umat muslim dan semua pihak untuk menghilangkan perbedaan politik.

“Pemilu sudah selesai. Mari kita satukan tekad memperkukuh iman dan mendukung serta mendorong pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah,” katanya.

Ia mengajak semua pihak untuk terus memelihara kerukunan dalam kehidupan bersama. Sebab, NTT terkenal sebagai daerah paling toleran di Indonesia.

“Janganlah kita mencederai keindahan NTT yang terbangun oleh  keanekaragaman hanya karena pengaruh yang datang dari luar. Hal yang terjadi di Jawa dan di daerah lain janganlah kita bawa ke NTT. Sebab, di NTT kita terikat oleh hubungan persudaraan akibat kawin mawin dan lain-lain,” tutupnya. (mg28/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!