Hutan Lindung Dibakar, Satu Pelaku Ditangkap – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Hutan Lindung Dibakar, Satu Pelaku Ditangkap

DIBAKAR. Hutan lindung Mahe Gete dibakar empat pelaku, Selasa (18/6).

KAREL PANDU/TIMEX

Tiga Lainnya Melarian Diri

MAUMERE, TIMEX – Hutan lindung Mahe Gete dibakar empat pelaku. Salah satu pelaku berhasil ditangkap Polisi Hutan, sementara tiga lainnya melarikan diri.

Keempat pelaku adalah, Kristoanus Sani, 30, Rikardus, 27, Hengki, 29 dan  Aloysius Ade, 60. Keempat pelaku  beralamat di RT 09/RW 04 Dusun Wualadu Desa Kloangpopot Kecamatan  Doreng.

Sementaran, tiga pelaku lainnya saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang kepada Timor Express, Selasa (18/6) menjelaskan, peristiwa kebakaran hutan lindung terjadi, Selasa (18/6) sekira pukul 09.00 di kawasan hutan lindung Egon Ilinmedo Desa Kloangpopot Kecamatan Doreng.

Rickson mengaku, yang menjadi korban akibat kebakaran hutan tersebut adalah negara. Kebakaran hutan dilaporkan Polisi Hutan, Yance Nong Ladis, 37 asal Kelurahan Wairotang Kecamatan Alok Timur.

“Kebakaran hutan lindung ini dilaporkan Polisi Hutan ke Polres Sikka untuk memproses pelaku dan mengejar pelaku lain yang melarikan diri,” ujar Rickson.

Sejumlah saksi yang mengetahui adanya kebakaran hutan diantaranya,  Andreas Dite, 44, Rizal Muhari, 40 dan pelapor. Ketiga saksi adalah  anggota Polisi Hutan yang beralamat di UPT KPH Kabupaten Sikka.

“Ada tiga orang yang melihat langsung hutan lindung dibakar. Polisi Hutan berhasil menangkap salah seorang pelaku, sementara tiga pelaku lainnya melarikan diri,” ujarnya.

Rickson menjelaskan, kejadian awal sekira pukul 12.00, tiga orang Polisi Hutan bersama sembilan rekan lainnya melakukan patroli pengamanan hutan dan hasil hutan di TKP hutan Mahe Gete, mendapati pelaku sedang membakar hutan untuk membuka lahan  pertanian. Ketika itu, Polisi Hutan mengamankan salah seorang pelaku,  Kristoanus Sani, 30. Sementara, tiga pelaku lainnya langsung melarikan diri.

“Saat patroli Polisi Hutan melihat pelaku sedang membakar hutan untuk dijadikan lahan pertanian, sejumlah Polisi Hutan langsung menangkap salah seorang pelaku. Sementara pelaku lainnya melarikan diri,” jelas Rickson.

Atas laporan tersebut, penyidik Polres Sikka membuat laporan polisi dengan nomor: LP/48/VI/2019/RES. SIKKA, tanggal 18 Juni 2019.

Menurut pengakuan salah seorang pelaku, terlebih dahulu melakukan penebangan pohon selama satu minggu yang kemudian diikuti dengan pembersihan, Sabtu (8/6). Pembakaran baru dimulai, Selasa (18/6). Saat itu langsung ditangkap Polisi Hutan.

“Diawali dengan penebangan pohon sejak, Sabtu (8/6) dan diikuti dengan pembakaran, Selasa (18/6). Saat itu para pelaku langsung dipergok Polisi Hutan,” ujar Rickson. (kr5/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!