Ilta Tafuli Putri Tenun Ikat NTT 2019 – Timor Express

Timor Express

ZETIZEN

Ilta Tafuli Putri Tenun Ikat NTT 2019

JUARA. Ilta Tafuli (kiri) meraih gelar Putri Tenun Ikat NTT 2019 di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (21/6) malam.

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Ajang Pemilihan Putri Tenun Ikat NTT kembali digelar, Jumat (21/6) malam tadi. Hasilnya, perwakilan dari TTS berhasil menjadi juara.

Grand final Pemilihan Putri Tenun Ikat NTT 2019 digelar, malam tadi, di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT. Proses pemilihan disaksikan ribuan penonton. Dalam acara ini, diselingi fashion show tenun ikat yang ditampilakan oleh para model.

Dari 19 peserta Pemilihan Putri Tenun Ikat NTT 2019, terpilih lima orang masuk lima besar, yakni peserta asal Kabupaten TTS, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Ende, Kabupaten Alor dan Kabupaten Sumba Timur. Mereka kemudian menampilkan tenun ikat asal daerahnya masing-masing dan dinilai oleh lima orang juri. Akhirnya peserta asal Kabupaten TTS keluar sebagai pemenang.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Eldi Angi kepada Timor Express mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya NTT kepada dunia. Selain memperkenalkan, diharapkan kaum milenial yang dilibatkan mampu melestarikan dan mengenal budaya yang ada di NTT. “Berbagai program telah dicanangkan pemerintah Provinsi NTT, salah satunya mengenakan pakian adat, sehingga ini perlu diperkenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.

Dengan adanya kebijakan mengenakan pakaian adat, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya para pengrajin atau penenun. Putri Tenun Ikat NTT dibebani tanggung jawab yakni harus mempromosikan tenun ikat serta mengikuti kegiatan-kegiatan Ketua Dekranasda NTT. “Putri Tenun ikat harus mendampingi Ketua Dekranasda kemana pun ia pergi untuk mempromosikan tenun ikat,” tandasnya.

Ilta Tafuli (17), Putri Tenun Ikat NTT 2019 terpilih mengaku bangga dan terharu karena tidak menyangka dirinya bisa terpilih. Ilta yang baru saja tamat dari SMA Negeri 1 SoE mengaku mempersiapkan diri selama satu minggu terakhir sebelum lomba. “Saya hanya belajar satu minggu, mulai dari tenunan sampai pentas. Dan syukur saya bisa meraih hasil yang baik pada ajang ini,” ungkapnya.

Dijelaskan, dirinya mewakili Kabupaten TTS setelah dipanggil Dinas Perindag karena dirinya sudah sering mengikuti ajang seperti ini. “Memang pemerintah membuka kesempatan untuk mendaftar namun karena tidak ada yang mendaftar sehingga saya dipanggil untuk mewakili Kabupaten TTS,” ujarnya.

Ia mengatakan, gelar yang diembannya merupakan tanggung jawab besar karena ia harus mempelajari tenun ikat seluruh NTT yang jenis dan motifnya berbeda-beda.

Sementara itu, yang keluar sebagai juara II adalah kontestan dari Kabupaten Sumba Timur, juara III berhasil diraih Kabupaten Ende, juara harapan I Kabupaten Alor serta juara harapan II dari Kabupaten Sumba Barat.

Pemilihan Putri Tenun Ikat 2019 ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan. Ilta Tafuli berhasil mengantikan Putri Tandjung yang meraih mahkota Putri Tenun Ikat 2018. (mg29/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!