Nenek Sipora Toni Tewas Terbakar – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Nenek Sipora Toni Tewas Terbakar

SOE, TIMEX – Seorang nenek bernama Sipora Toni, 80, warga RT 05/RW 03 Desa Tuapakas Kecamatan Kualin, ditemukan tewas terbakar di rumahnya. Sipora diduga tewas karena api yang dibuatnya untuk memanggang kopra, merambat ke dinding rumahnya sehingga membakar hangus Sipora beserta rumah dan isinya.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari kepada wartawan, Jumat (21/6) menguraikan, sesuai dengan informasi yang dihimpun pihak kepolisian menyebutkan, Jamari diduga tewas terpanggang api yang dibuat dalam rumah untuk memanggang kopra, Kamis (20/6) sekira pukul 18.00.

Saat itu, korban menaruh kopra pada sebuah nyiru dan diletakkan korban pada tungku dan sesekali korban bangun dari tidurnya dan membolak balik kopra yang dipanggang. Dengan tujuan, kopra cepat kering untuk dijual kepada pengepul.

“Tapi sebelum kopranya kering, sepertinya korban tertidur sehingga api merambat pada dinding rumah dan kemudian membakar hangus rumah beserta korban yang tertidur lelap di dalam rumah bulat milik korban. Kejadian itu baru diketahui warga Jumat (21/6) pukul 00.00. Waktu itu, masyarakat sekitar tahu api sudah membesar sehingga warga tidak bisa masuk untuk menyelamatkan korban,” ungkap Jamari.

Dijelaskan, masyarakat sekitar saat itu berupaya memadamkan api secara manual, namun api sulit dijinakkan, sehingga api membakar hangus rumah dan korban.

Ketika pihak kepolisian melakukan olah TKP, mendapati korban sudah terbakat hangus di dalam rumah. Saat itu, pihak kepolisian bersama keluarga korban mengevakuasi jasad korban. Karena keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah, sehingga pihak kepolisian menyerahkan jasad korban kepada keluarga guna dimakamkan.

“Karena keluarga korban tidak mempertanyakan kematian korban, sehingga keluarga membuat pernyataan dan kemudian polisi menyerahkan jasad korban kepada keluarga untuk dimakamkan,” ungkap Jamari.

Atas kejadian itu, pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak menyalakan api ketika hendak tidur. Karena mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau, sehingga api akan dengan mudah merambat. Apalagi saat ini di Kabupaten TTS terjadi angin yang cukup kencang, sehingga ketika terjadi kebakaran, maka api akan dengan mudah merampat.

Warga yang telah lanjut usia akan sulit menyelamatkan diri, sehingga akan terjadi kasus kebakaran manusia seperti yang dialami nenek Sipora di Desa Tuapakas. Karena itu, warga usia lanjut harus diperhatikan oleh keluarga atau tetangga sekitar agar tidak melakukan hal-hal yang membahayakan nyawa mereka.

“Masyarakat yang sudah lanjut usia harus diperhatikan dengan baik. Kalau kejadian seperti yang dialami nenek Sipora kita mau salahkan siapa,” tandas Jamari. (yop/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!