Penghuni LPKA Dilatih Aneka Ketrampilan – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Penghuni LPKA Dilatih Aneka Ketrampilan

KUPANG, TIMEX – Menjadi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terutama anak-anak, pasti menyita kebebasan aktifitasnya sehari-hari.

Anak penghuni Lapas pun cenderung tertutup, minder dan emosional. Untuk membangkitkan kembali semangat hidup anak penghuni Lapas, berbagai terobosan pun dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Penfui bekerja sama Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) untuk melatih anak yang menghuni lapas.

PKBI merupakan LSM yang peduli pada anak dan keluarga melakukan terobosan dengan melatih anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

Selama tiga bulan belakangan, PKBI NTT melakukan pembinaan dan pelatihan bagi warga binaan di Lapas Khusus Anak Klas II Kupang. Lapas khusus anak klas II Kupang dihuni 37 anak berusia 14-18 tahun yang terjerat kasus pidana mulai dari kasus asusila, pencurian, pembunuhan, perkelahian hingga perjudian.

Sejak akhir 2018, PKBI NTT di bawah pimpinan Prof.I Gede Arjana dan direktur eksekutif, Maudy Taopan melatih anak-anak penghuni Lapas khusus anak Klas II Kupang untuk keterampilan fotografer, barber shop, pramusaji dan jasa cuci kendaraan.

Wakil Pimpinan PKBI NTT, Simplexius Asa didampingi Direktur Eksekutif PKBI NTT, Maudy Taopan saat pertemuan evaluasi dan koordinasi program pembinaan LPKA Klas II Kupang, Kamis (20/6). Simplexius katakan, sebelum pelatihan, dilakukan assesment awal bersama staf peduli dan psikolog PKBI NTT diikuti psikososial bersama psikolg dan mahasiswa prodi Psikolog Undana Kupang serta konseling.

PKBI NTT kemudian memfasilitasi mereka untuk kegiatan ketrampilan di luar LPKA Klas II Kupang di Beta cafe, Beta Barber serta Beta Cuci Motor dan Helm. “Mereka juga difasilitasi untuk keterampilan fotografer di Nego Studio Kupang,” tandasnya.

Selain itu dibentuk forum anak LPKA dan forum keluarga LPKA serta outbond bersama PKBI, LPKA Klas II Kupang, psikolog, mahasiswa dan keluarga penghuni Lapas anak.

Ada pula kunjungan dari berbagai komunitas yang bekerja sama dengan PKBI NTT seperti komunitas box of love snset church Kupang, youth with a mission Perth-Australia, Forum remaja PKBI NTT dan teman berbagi Kupang. “Juga ada perkunjungan perorangan dalam kelas komunikasi yang mengajarkan cara mengambil foto serta pelajaran literasi,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan ketrampilan ini dilakukan sejak April-Juni 2019 sementara psikososial dan konseling dilakukan setiap hari Rabu dan kelas komunikasi setiap hari Senin.

“PKBI sendiri terbuka dengan berbagai masukan dan melakukan evaluasi terhadap program yang dilakukan untuk menemukan formula terbaik karena anak-anak adalah masa depan yang perlu dipersiapkan,” paparnya.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Provinsi NTT, Budi Argap Situngkir didampingi Kalapas Khusus anak Klas II Kupang, Thomy Hendik menyampaikan apresiasi kepada PKBI NTT yang memberikan berbagai pelatihan sambil berharap agar pelatihan tersebut lebih ditingkatkan.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!