RS Pratama Ende Kembali Dibangun – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

RS Pratama Ende Kembali Dibangun

ENDE, TIMEX – Rumah sakit (TS) Pratama yang terletak di wilayah Utara Kabupaten Ende yang  mangkrak pembangunannya selama ini, akan kembali dilanjutkan pembangunannya. Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan dana melalui dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 15 miliar, namun belum mencapai tahap finishing.

Karena itu, tahun anggaran 2019, kembali dianggarkan dana sebesar Rp 2,5 miliar melalui dana alokasi umum (DAU).

Hal ini diketahui saat dengar pendapat antara Komisi C DPRD Ende dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Rabu (19/6). RS Pratama yang terletak di Desa Tanah Li Kecamatan Wewaria itu, pekerjaannya terhenti selama kurang lebih dua tahun diharapkan pada bulan November tepatnya saat Hari Kesehatan Nasional sudah bisa dilakukan peresmian.

“Tahun ini akan dilanjutkan pembangunan RS Pratama setelah molor pekerjaannya selama kurang lebih dua tahun. Diharapkan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional kita sudah bisa resmikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Muna Fatma dihadapan anggota Komisi C DPRD Ende yang dipimpin Ketua Komisi C, Yulius Caesar Nonga dan dihadir anggota lainnya seperti Maximus Deki dan Alexander Sidi.

Muna mengaku, untuk peralatan kesehatan (Alkes), pihaknya sudah mulai mencicil dalam pembeliannya sejak setahun lalu.

Diakui, dalam pembangunan RS Pratama, beberapa item dibangun oleh Dinas PUPR seperti jalan masuk serta tembok penopang yang terdapat di lokasi pembangunan RS. Karena itu, dia berharap pada bulan November dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional sudah bisa diresmikan.

Muna Fatma mengatakan, meski nantinya RS Pratama sudah diresmikan, namun untuk beberapa waktu belum bisa digunakan secara maksimal mengingat beberapa sarana dan prasarana belum lengkap.

Dia menyebutkan, masih terbatasnya sarana dan tenaga medis untuk RS Pratama. Untuk itu, dukungan dari stakeholder termasuk DPRD Ende sangat diharapkan dalam rangka menuntaskan pembangunan RS Pratama.

“Kami harus mengakui setelah peresmian nantinya belum secara maksimal pengoperasian karena keterbatasan sarana dan prasarana serta tenaga medis. Untuk itu masyarakat harus memaklumi sambil kami terus membenahi semua itu,” kata Muna.

Disebutkan, alokasi anggaran sebesar Rp 2,5 miliar sedang dalam proses tender setelah sebelumnya gagal tender dan kini pihak ketiga telah memasukkan penawaran dan harapannya segera dilepas.

Sementara, Ketua Komisi C, Yulius Caesar Nonga mengatakan, mendukung penuh upaya penyelesaian pembangunan RS Pratama. Dia berharap pembangunan RS Pratama cepat selesai dan tidak molor dan menjadi mangkrak.

“DPRD Ende pada prinsipnya mendukung penuh kelanjutan pembangunan RS Pratama. Kami berharap bisa cepat selesai, sehingga bisa segera digunakan masyarakat khususnya yang mendiami wilayah Utara Kabupaten Ende,” ujarnya.

Sementara, Alexander Sidi berharap agar Dinas Kesehatan harus komit menuntaskan pembangunan RS Pratama dan jangan sampai molor. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara ketat, kualitas dan mutu pembangunan harus benar-benar terjaga.

“Perlu dilakukan pengawasan ketat sehingga tidak lagi terjadi seperti tahun kemarin yang harus terhenti dan juga perhatikan kualitas pembangunan,” pesan Alexander. (kr7/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!