The Gade Clean and Gold Segera Dibuka untuk Umum – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

The Gade Clean and Gold Segera Dibuka untuk Umum

KUPANG, TIMEX – The Gade Clean and Gold di Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang yang merupakan bank sampah bantuan dari PT. Pegadaian (Persero) segera dibuka untuk umum.

Senior Manajer Penjualan PT. Pegadaian (Persero) Area Kupang, Erenst Blegur mengatakan, pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Keluarahan Oebufu, pengelola bank sampah dan masyarakat pada Senin (24/6). Hal-hal yang akan dibicarakan antara lain mengenai persiapan pembukaan The Gade Clean and Gold untuk umum, teknis pengelolaan bank sampah, sekaligus memberikan pemahaman dan literasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang tepat.

“Di bank sampah itu sendiri kita sudah fasilitasi mereka dengan ruang kantor, komputer, filling cabinet, printer, alat timbang dan lain-lain. Nanti untuk beberapa bulan ke depan, Pegadaian kasih suport sedikit untuk operasional. Untuk teknis pengelolaannya nanti kita bicarakan hari Senin ini,” ujar Erenst saat diwawancara di PT. Pegadaian (Persero) Area Kupan, Kamis (20/6).

“Yang kelola bank sampah adalah masyarakat yang ditunjuk oleh kelurahan. Bisa juga LPM yang berkolaborasi dengan RT RW di sekitar bank sampah,” sambung dia.

Erenst menyebutkan, ada beberapa kategori sampah yang diterima di bank sampah, yaitu sampah plastik yang kotor dan bersih, serta sampah kertas putih dan kertas biasa. Dan untuk sementara yang diterima adalah sampah kering, bukan sampah basah belum. Setelah sampah-sampah tersebut ditimbang, sebagian uang akan dimasuk dalam tabungan emas (saldo dalam bentuk gram emas, red) dan sebagiannya lagi diberikan kepada penimbang untuk keperluannya.

“100 orang pertama akan diberikan tabungan emas gratis dari Pegadaian. Dan sampai sekarang terdata cukup banyak masyarakat yang berminat,” katanya.

Erenst mengaku, pihaknya sudah menjajaki kerja sama dengan beberapa pengepul sekaligus menanyakan soal harga sampah. Namun, hanya satu pengepul yang memenuhi persyaratan, setelah mereka melakukan perhitungan bagi hasil dengan kelurahan dan pengelola bank sampah.

“Terus kita juga akan buat semacam agen Pegadaian di bank sampah. Sehingga semua yang masuk di situ berhubungan dengan agen Pegadaian. Cabang Pegadaian yang ditinjuk adalah PT. Pegadaian Oepura,” jelas Erenst.

Dengan adanya bank sampah The Gade Celan and Gold, Erenst berharap masyarakat tidak membuang sampah di sembarangan tempat. Sebaliknya, jika melihat sampah sebaiknya langsung dipilih atau dikumpulkan untuk selanjutnya ditimbang di bank sampah.

“Kalau ada yang melihat itu sebagai peluang usaha, mereka yang punya modal tentu bangun bank sampah. Dan memang kita berharap bank sampah yang ada di Kelurahan Oebufu menjadi role model,” katanya.

Erenst menambahkan, pihaknya juga berusaha untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang sehingga ke depan tidak berhenti pada bank sampah, tetapi ada mesin pengolah sampah sehingga sampah-sampah yang dibeli dari masyarakat bisa dikelola lebih lanjut menjadi biji plastik dan lain sebagainya.

“Dalam pembicaraan dengan Pak Wali, beliau juga menginginkan ke depan ada mesin pengolah sampah. Kalau mesin ini ada maka bank sampah menjadi satu peluang usaha baru yang menjanjikan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, The Gade Clean and Gold pemberian PT. Pegadaian (Persero) itu telah diresmikan oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pada Selasa (30/4) lalu. Peresmian bank sampah tersebut disaksikan Pimpinan PT. Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Nuril Islamiah dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Robert Sianipar, serta pejabat lainnya. (tom)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!