Buka Dua Jam Langsung Penuh – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Buka Dua Jam Langsung Penuh

BERI KETERANGAN.Kepala SMK Negeri 1 Kupang, Mathias Makarios Beeh saat diwawancara Timor Express di ruang kerjanya, Senin (24/6)

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

PPDB Hari Pertama SMKN 1 dan SMAN 1

KUPANG, TIMEX – Animo masyarakat terhadap Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kupang dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri terbilang tinggi. Hal tersebut terlihat pada hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2019. Peserta membludak.

PPDB dibuka secara serentak oleh pihak PT.Telkom pada pukul 08:00 wita. Berselang dua jam dua kemudian, SMKN 1 telah penuh.
Saat kuota telah penuh, sesuai juknis dan sistem yang telah diterapkan langsung terkunci secara otomatis. Dengan sistem yang terkunci banyak calon siswa baru terpaksa harus mencari sekolah lain untuk mendaftar.

Kepala SMK Negeri 1 Kupang, Mathias Makarios Beeh kepada Timor Express, Senin (24/6) menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan calon siswa yang sudah memilih SMKN 1 untuk melanjutkan pendidikan.

Dikatakan sistem tertutup secara otomatis saat kuota penuh. Ini sangat baik karena tidak memberikan harapan palsu kepada calon siswa baru seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Ini betul-betul terseleksi siswa yang ingin masuk ke sekolah pilihannya. Artinya mereka yang melakukan pendaftran secara online ini sudah siap,” katanya.

Lanjutnya, dibandi tahun sebelumnya, semua calon siswa bisa mendaftar namun belum tentu diterima. Maka calon siswa melakunan pendaftaran di beberapa sekolah.

“Sesuai juknis, semua dibatasi maka sistem akan terkunci jika kuotanya sudah penuh. Dengan dengan demikian memberikan informasi kepada masyarakat untuk secepatnya melakukan pendaftaran di sekolah yang masih membutuhkan,” ujarnya.

Ditambahkan meski untuk jalur pendaftaran secara online sudah penuh namun masih ada jalur afirmasi, yakni jalur prestasi dan perpindahan orangtua sesuai kuota yang sudah ditentukan.

Mathias juga mengaku, calon siswa yang tidak bisa diterima, pihaknya membuka posko untuk membantu melakukan pendaftaran ke sekolah lain, sehingga siswa yang sudah antri tidak perlu mengecek sekolah lagi.

“Tadi sempat ada calon siswa bersama orangtuanya mengadu ke dinas tetapi kuota sudah penuh dan sistem sudah terkunci, maka kami menyarankan ke sekolah lain,” terangnyan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kupang, Marselina Tua. Dikatakan, kuota PPDB Online penuh dan sistem terkunci secara otomatis sekira pukul 10:00 wita atau dua jam setelah dibuka.

Diakui banyak pendaftar yang datang namun sesuai regulasi pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Marselina yang baru menjabat itu mengaku, PPDB online baru untuk dirinya. Namun dia menilai, dengan sistem siapa cepat dia dapat, yang cepat otomatis dapat kursi. Namun dengan letak sekolah yang strategis karena sebanyak 19 kelurahan masuk zonasi sehingga di sisi lain tidak ada perimbangan.

“Memang ada sisi negatif dan positifnya. Namun hal ini dilakukan agar ada pemerataan, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di NTT,” ungkapnya. Kuota PPDB online untuk SMKN 1 sebanyak 620 orang dan SMAN 1 Kupang sebanyak 371 orang.

Sementara Kepala SMK Negeri 2 Kupang Silas Kase yang hendak dikonfirmasi terkait PPDB Online hari pertama menolak untuk serta mengarahkan untuk langsung mengonfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!