Bupati Manggarai Banding Putusan PTUN – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Bupati Manggarai Banding Putusan PTUN

RUTENG, TIMEX – Bupati Manggarai, Deno Kamelus menyatakan Banding atas putusan PTUN Kupang. Setelah gugatan sembilan orang ASN lingkup Kabupaten Manggarai dikabulkan oleh PTUN.

Di mana, ada 11 orang ASN yang dipecat berdasarkan SK Bupati tahun 2018. Mereka semua ASN aktif mantan narapidana (Napi) Tipikor. Dipecat oleh bupati dengan menindaklanjuti surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri yakni BKN, Menpan-RB dan Kemendagri.

“Perintah dari SKB itu, bupati wajib mengeluarkan SK pemecatan. ASN pun menggugat ke PTUN dan sembilan orang dinyatakan menang. Dalam sidang keputusan di PTUN, saya menyatakan Banding,” ujar Deno Kamelus saat ditemui Timor Express di Ruteng, Senin (17/6).

Dikatakan, dalam sidang PTUN, bupati sebagai tergugat punya kewajiban menyampaikan sikap atas keputusan PTUN. Sikapnya, Banding atau tidak atas putusan PTUN terhadap sembilan orang ASN yang gugatanya dikabulkan. Namun sampai saat ini, memori Banding belum disiapkan.

“Sesuai ketentuan, 14 hari setelah putusan, para pihak harus menyatakan sikap. Sehingga setelah sidang keputusan, di depan hakim PTUN kami sampaikan sikap untuk Banding. Tapi sampai saat ini kami belum susun memori Banding,” ujarnya.

Dikatakan, belum disusunnya materi Banding, karena pihaknya harus berkonsultasi dengan pemerintah pusat. Dalam hal ini BKN, Menpan-RB dan Mendagri. Juga pihaknya belum terima salinan putusan PTUN.

“Banding itu bisa dilakukan setelah ada petunjuk dari hasil konsultasi dengan pemerintah pusat. Kalau petunjuknya bupati wajib lakukan Banding terhadap putusan PTUN, maka kita laksanakan. Intinya kami sudah nyatakan sikap Banding kepada PTUN usai sidang keputusan. Apalagi waktu yang diberikan untuk nyatakan sikap banding 14 hari,” bilangnya.

Dia menjelaskan, untuk dua orang ASN ditolak gugatannya oleh PTUN. Karena kemungkinan kasus korupsinya diatas tahun 2004. Sementara, sembilan ASN yang menang karena mungkin kasusnya terjadi di bawah tahun 2014. Putusan majelis hakim atas gugatan 11 ASN mantan napi di Manggarai telah dibacakan pada tanggal 16 Mei 2019 lalu.

“Saya belum tahu pasti soal dua orang ASN yang gugatannya ditolak oleh PTUN Kupang. Mungkin karena kasus hukumnya diatas tahun 2004. Tapi Kami juga akan mengadakan rapat guna membahas putusan hakim PTUN Kupang,” katanya. (krf3/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!