Diusir dari Lapak, Pedagang Temui DPRD – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Diusir dari Lapak, Pedagang Temui DPRD

ENDE, TIMEX – Puluhan pedagang sayur yang selama ini berjualan di pasar Mbongawani, Rabu (19/6) menemui DPRD Ende. Kedatangan mereka untuk mengadu kepada wakil rakyat karena merasa diusir dari lapak jualan dan diarahkan ke tempat lain.

Padahal, menurut mereka sudah puluhan tahun berjualan ditempat tersebut.

Kedatangan mereka diterima anggota DPRD Ende, Orba K Ima dan didampingi anggota lainnya, Ambrosius Reda dan Oktavianus Moa Mesi.

Dengar pendapat bersama pedagang yang rata-rata berjualan sayur  tersebut di ruang paripurna DPRD Ende.

Koordinator pedagang, Dahlan pada kesempatan itu mengatakan, kedatangan mereka untuk mengadukan perlakuan aparat Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sat Pol PP dan petugas Kecamatan Ende Selatan.

Menurut Dahlan, mereka merasa diusir dari lokasi yang selama ini mereka tempati dan diarahkan kedalam area pasar. “Sebenarnya mereka minta untuk ketemu pak Plt Bupati, namun saya arahkan ke DPRD karena mereka adalah wakil kita. Kita sampaikan apa yang terjadi dan minta jalan keluar,” ujar Dahlan.

Dahlan menegaskan, yang menjadi persoalan ketika mereka diarahkan kedalam pasar, sementara tempat mereka diisi oleh pedagang dari luar. Dengan kondisi seperti ini, mereka khawatir jualan mereka tidak laku karena pembeli akan berhenti dibagian depan.

“Harusnya kami pada tempat yang sekarang ini. Sementara yang dari luar bisa diarahkan ke dalam,” ujar Dahlan.

Sejalan dengan itu, Jubaedah, salah seorang pedagang sayur mengatakan, sudah sejak lama berjualan ditempat tersebut. Dia setuju jika mereka diarahkan untuk berjualan di dalam area pasar. Namun ia berharap para pedagang yang di luar juga diarahkan masuk, namun bukan menempati lapak yang sudah mereka tempati selama ini.

“Kami setuju pindah, namun mereka yang di luar juga diarahkan ke dalam bukan tempati lapak kami,” ujarnya.

Dia berharap agar DPRD bisa memberikan solusi atas persoalan ini.

Anggota DPRD Ende, Orba K Ima mengatakan, memahami apa yang menjadi keresahan para pedagang. Ia mengatakan, hal ini berawal dari akan dibangunnya pasar Mbongawani sebagai pasar tingkat. Karena itu, para penjual ditata agar dalam proses pembangunan bisa berjalan dengan baik.

“Saya mengerti akan keresahan bapak ibu semua karena ini demi kebaikan bersama menghadapi pembangunan pasar Mbongawani. Saya kita mari tetap bertahan untuk beberapa bulan hingga selesai pembangunan dan tentunya akan ditata kembali dan tidak akan menelantarkan bapak ibu semuanya,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Ende lainnya, Ambrosius Reda berharap agar dalam melakukan penataan diperhatikan agar dilakukan dengan cara santun.

Sementara itu, Kasat Pol PP Ende, Abdul Haris Majid mengatakan, keberadaan pihaknya merupakan bagian dari tim yang dibentuk Plt Bupati, di mana untuk melakukan pengamanan di pasar dalam upaya mengarahkan para pedagang untuk masuk berjualan di dalam pasar. Karena itu, bersama OPD terkait, staf Kecamatan Ende Selatan dan lurah melakukan operasi penertiban.

“Sesuai dengan apa yang menjadi kesepakatan bersama, maka kita lakukan penertiban yang sebelumnya dilakukan sosialisasi,” ujarnya.

Anggota DPRD Ende lainnya, Oktavianus Moa Mesi berharap agar para pedagang bisa mengerti dan memahami karena relokasi pedagang demi memperlancar proses pembangunan. (kr7/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!