Pantau Pembangunan, Bupati Berkantor di Desa – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Pantau Pembangunan, Bupati Berkantor di Desa

SOE, TIMEX – Bupati TTS, Egusem Tahun mulai berkantor di desa. Hal itu dilakukan untuk memantau pelaksanaan pembangunan di desa-desa yang telah melakukan kontrak kerja antara Pemkab TTS dan pihak ketiga.

Untuk agenda pertama bupati berkantor di desa, dimulai dari wilayah Selatan TTS hingga ke wilayah Timur TTS. Agenda itu dilakukan selama dua hari, Senin dan Selasa 24-25 Juni.

Bupati TTS, Egusem Tahun kepada wartawan, Senin (24/6) menjelaskan, pemantauan akan dimulai dari Kecamatan Amanuban Selatan. Di sana ia akan melihat pemanfaatan air di lahan persawahan Bena. Ia ingin memastikan agar seluruh lahan di Kecamatan Amanuban Selatan yang diairi oleh irigasi tidak ada satupun lahan yang menganggur. Jika terdapat lahan yang tidak diolah karena status kepemilikannya adalah masyarakat yang tidak berdomisili di wilayah Selatan TTS, maka ia akan meminta masyarakat untuk mengolah lahan tersebut. Karena, pemerintah telah mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk membangun irigasi, sehingga lahan di wilayah Selatan TTS tidak boleh dibiarkan menganggur.

“Jangan sampai ada lahan yang tidak dimanfaatkan. Jadi saya akan pantau supaya pemanfaatan air di Bena benar-benar maksimal,” tegasnya.

Target kedua adalah melakukan pemantauan terhadap sejumlah item pembangunan yang telah dilakukan kontrak kerja oleh pihak ketiga bersama Pemkab TTS. Hal itu dilakukan dengan tujuan agar jika terdapat kendala di lapangan, langsung dicarikan solusi, karena monitoring kegiatan dilakukan bersama-sama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga, jika ditemukan masalah langsung dicarikan solusi penyelesaian di lapangan.

“Kalau misalnya ada kegiatan sudah dikontrak tapi belum ada action di lapangan, kita akan panggil rekanan untuk tanya alasan kenapa belum action. Kalau alasan dana belum cair, kita tanya ke OPD bersangkutan kenapa dana belum cair. Atau kalau dana sudah cair tapi belum kerja, kita hentikan dan panitia tunjuk rekanan perengkingan berikut. Ini kita lakukan supaya tidak ada lagi yang main-main dalam pembangunan. Saya akan tegas dan komitmen melakukan monitoring, paling lama dua minggu sekali,” terang Egusem.

Monitoring yang dikakukan, tidak hanya untuk item pembangunan yang didanai oleh APBD II, melainkan untuk seluruh seluruh item pembangunan yang didanai oleh dana pemerintah. Baik itu dana APBD I, APBN dan dana desa. Setelah melakukan monitoring di wilayah Selatan dan Timur TTS, pekan berikutnya akan melakukan monitoring di wilayah Utara. Hal itu akan terus dilakukan selama masyarakat TTS mempercayainya memimpin TTS.

“Jadi saya akan lakukan monitoring seperti ini secara rutin selama masyarakat percaya saya jadi bupati,” katanya.

Egusem menjelaskan, dengan dilakukan monitoring, selain ia selaku bupati mengetahui langsung kondisi pembangunan di lapangan, juga dapat melihat langsung kebutuhan masyarakat di desa. Sehingga, konsep pembangunan yang akan dilakukan nantinya benar-benar tepat pada kebutuhan masyarakat.

“Saya dengan seluruh pejabat eselon II akan tidur di desa-desa. Kita tidur di desa supaya bisa rasakan langsung kebutuhan dan persoalan masyarakat di desa,” pungkas Egusem. (yop/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!