Perangi Sampah, Kinerja Pemkot Diapresiasi – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Perangi Sampah, Kinerja Pemkot Diapresiasi

KUPANG, TIMEX – Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang Mery Salouw mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Kupang dalam memerangi masalah sampah di Kota Kupang.

“Beberapa waktu lalu kota ini menjadi sorotan karena mendapat predikat kota terkotor. Ini merupakan tamparan keras bagi Kota Kupang. Berbagai upaya telah dilakukan dan hasilnya dapat dilihat sekarang, sampah sudah mulai berkurang, dan masyarakat pelan-pelan mulai sadar,” kata Mery saat diwawancarai di kantor DPRD Kota Kupang, Jumat (21/6).

Mery berharap, dengan berbagai aksi yang dilakukan pemerintah,  mulai dari aksi Jumat Bersih, optimalisasi waktu pengangkutan sampah dari TPS ke TPA oleh petugas kebersihan, dan pengadaan 1.000 bak sampah, maka diharapkan masyarakat ikut mendukung gerakan kebersihan ini.

“Kita bisa melihat, lokasi atau titik-titik sampah yang ada, kebanyakan adalah sampah rumah tangga. Jika masyarakat sadar dan mau membawa sampah ini ke TPS, maka persoalan sampah perlahan akan teratasi,” ujarnya.

Mery juga berharap agar pemerintah dalam hal ini Dinas Kebersihan, terus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang aktu buang sampah di TPS, yaitu mulai pukul 06.00-18.00, agar masyarakat juga tahu kapan waktu untuk membuang sampah.

“Tentunya gerakan Jumat Bersih yang dilakukan ini saya apresiasi, dan diharapkan terus berkelanjutan, agar perlahan,  pandangan masyarakat dapat dirubah, dan tidak lagi membuang sampah di aliran air, atau ditempat-tempat lain yang bukan TPS,” terangnya.

Saat kerja bakti, lanjut Mery, pemerintah juga harus melibatkan masyarakat secara langsung, mulai dari tingkat RT/RW, tokoh masyarakat dan masyarakat.

“Saat ini Wali Kota Kupang gencar dengan pembuatan taman di Kota Kupang. Saya menyarankan agar didukung dengan aksi setiap orang membawa satu bunga lalu ditanam, karena pemerintah memiliki cukup tangki untuk membantu menyiramnya,” kata Mery Salouw.

Menurut dia, jika aksi ini dilakukan secara bersama-sama, maka tentunya persoalan taman dan penataan Kota Kupang akan menjadi lebih baik.

Maka dengan sendirinya, pemerintah tidak lagi menganggarkan untuk pembuatan taman, dan ada penghematan, sehingga uang ini bisa digunakan untuk hal urgensi lainnya. (mg25/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!