Pathor Siap Majukan NTT – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Pathor Siap Majukan NTT

PENDEKAR BARU. Jaksa Agung M. Prasetyo ketika melantik para pejabat eselon II lingkup Kejaksaan Agung, termasuk Kajati NTT Pathor Rohman menggantikan Febrie Adriansyah. Inzet: Pathor Rohman bersama istri. (Foto: GATRA BANUNAEK/TIMEX)

  • Pelantikan Kajati NTT
  • Penegakan Hukum Harus On The Right Track

JAKARTA, TIMEX – Jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT kembali berganti. Febrie Adriansyah yang menjabat Kajati NTT resmi digantikan oleh Pathor Rohman. Pathor dilantik oleh Jaksa Agung M Prasetyo, Kamis (4/7) pukul 14.30 WIB di Aula Sasana Baharuddin, lantai 2 Gedung Kejagung, Jakarta.
Jaksa Agung juga sekaligus melantik pejabat eselon II lingkup Kejaksaan Agung (Kejagung) lainnya. Febrie Adriansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kajati NTT dimutasi ke jabatan baru sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung. Sementara jabatan lama Febrie Adriansyah ditempati oleh Pathor Rohman yang sebelumnya menjabat sebagai Wakajati DKI Jakarta.
Jaksa Agung, M. Prastyo dalam sambutannya usai pelantikan menegaskan mutasi yang dilakukan selama ini adalah kebijakan organisasi. “Ini sebagai bentuk penataan organisasi yang dilakukan secara berkelanjutan serta untuk menjawab tuntutan dan dinamika yang selalu dihadapi ke depan. Karena itu maka penyegaran personil selalu dilakukan,” tegas Jaksa Agung.
Dengan demikian, kata dia, semua pejabat harus bisa memenuhi tanggung jawab ke depan dengan baik. Dalam proses penegakan hukum, ujarnya, semua pejabat harus tetap melakukan penegakan dengan baik dalam mewujudkan keadilan. “Karena itu, pejabat yang sudah diberi kepercayaan harus tetap menjaga kepercayaan yang diberikan dan penegakan hukum harus selalu on the right track,” tandas M. Prasetyo.
Penegakan hukum yang baik, kata dia, harus dilakukan yakni dengan cara pencegahan, sehingga bisa mengantisipasi apa saja yang akan terjadi ke depan. Setiap individu harus tunduk pada aturan yang berlaku demi kepentingan masyarakat. “Meskipun apa yang sudah dilakukan baik serta sesuai dengan bukti yang ada, akan tetapi masih ada saja pihak-pihak yang menganggap itu sebagai sesuatu yang tidak sesuai. Akan tetapi, penegakan hukuman harus tetap dilanjutkan. Meski, dalam perjalanan penegakan hukum masih ada saja oknum penegak hukum yang melakukan tindakan diluar daripada aturan yang berlaku,” urainya.
Diakui Jaksa Agung, adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK menunjukkan bahwa masih ada saja oknum jaksa yang bekerja tidak sesuai dengan regulasi yang ada. “Karena itu, maka saya tegaskan bahwa agar segala perilaku yang seperti itu harus segera ditinggalkan dan dijauhkan. Ini harus dilakukan untuk tetap menjaga martabat penegak hukum di lembaga Kejaksaan. Proses penegakan hukum yang baik dan benar baru dikatakan benar apabila semua bekerja sesuai on the track. Integritas diri harus sama-sama dijaga agar martabat lembaga dan martabat diri sendiri bisa menjadi baik,” urainya mengingatkan.
Sementara bagi para pejabat yang baru dilantik petang dirinya mengingatkan agar mampu menjaga dan menuntaskan semua masalah di wilayah kerja masing-masing dan tetap mengedepankan sifat dan sikap yang mencerminkan integritas diri dan lembaga. “Fungsi pengawasan dan pengawasan yang melekat harus dijaga dengan baik. Harus segera kenali dan jalankan tugas yang ada dengan baik. Dengan demikian maka tugas yang diberikan akan dilakukan dengan baik,” pesan M. Prasetyo.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Pathor Rohman yang diwawancarai Timor Express terkait penegakan hukum di Provinsi NTT menegaskan bahwa dirinya siap menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku. “Yang jelas bahwa Kepala Kejati NTT yang lama (Febrie Adriansyah, Red) sudah malakukan tugas penegakan hukum dengan baik. Dan saya akan melanjutkan semua tugas tersebut dengan baik. Sebagai langkah awal, tentu saya akan pelajari lagi semua kasus yang sementara ditangani bersama para petinggi Kejati NTT karena memang saya tidak tahu apa yang sementara dan sudah dilakukan terkait dengan penegakan hukum di NTT. Kita akan tetap tegakan aturan yang berlaku dan sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik di NTT. Saya siap bantu Pak Gubernur NTT khususnya dalam masalah penegakan hukum sehingga semua proyek pembangunan dapat berjalan dengan baik demi kepentingan masyarakat NTT,” tegas mantan Wakajati DKI Jakarta ini.
Rangkaian seremoni kemarin diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) tentang pemberhentian dan penangkatan dari dan dalam jabatan untuk para pejabat eselon II yang dimutasi dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Jaksa Agung M. Prasetyo. Usai pengambilan sumpah jabatan, para pejabat yang dilantik kemarin dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah, pengucapan kata-kata pelantikan oleh Jaksa Agung dan
penyematan tanda jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan memori serah terima jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru yang dimutasi kemarin. (gat/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!