Polres TTS Tidak Mau Gantung Kasus – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Polres TTS Tidak Mau Gantung Kasus

Komitmen Berikan Pelayanan Optimal

SOE, TIMEX – Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto menegaskan, seluruh kasus baik ringan maupun berat yang tengah ditangani, akan diselesaikan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Saya tidak mau gantung-gantung kasus. Kita akan proses sesuai aturan. Kalau salah, kita katakan salah dan kalau tidak salah, kita juga katakan tidak salah,” tegas Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto kepada wartawan usai perayaan HUT ke-73 Bhayangkara di Mapolres TTS, Rabu (10/7) lalu terkait sejumlah kasus dugaan korupsi yang hingga saat ini tengah ditangani Polres TTS, namun tak kunjung rampung.

Dikatakan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTS. Tetapi, tentu untuk penyelesaian sebuah kasus, membutuhkan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan komitmen yang kuat, maka Polres TTS akan berupaya keras untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Penanganan kasus baik ringan maupun berat, butuh proses. Tapi kalau bilang Polres TTS gantung kasus, saya rasa tidak. Karena, semua kasus yang ditangani terus diproses,” katanya.

Untuk diketahui, Polres TTS telah menangani kasus dugaan korupsi pembangunan landscape kantor bupati TTS sejak tahun 2015. Pembangunan landscape kantor bupati TTS yang dikerjakan PT Marga Madu Indah dengan total anggaran Rp 3,4 miliar, diduga terdapat kelebihan pembayaran. Hingga saat ini, Polres TTS telah menetapkan empat orang tersangka sejak tahun 2018 dan belum dilakukan penahanan. Empat tersangka itu adalah mantan Kabag Umum Setda TTS, Edi Oematan, kuasa direktur PT Marga Madu Indah, Juarin, mantan KTU Bagian Umum Setda TTS, Hing Fallo dan Erik Ataupah selaku konsultan pengawas.

Sementara, Kasat Reskrim Polres TTS, AKP Jamari mengatakan, khusus penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan landscape kantor bupati TTS, beberapa waktu lalu pihaknya telah melimpahkan berkas perkara dua tersangka yakni Edi Oematan dan Juarin ke Kejaksaan Negeri TTS, namun dikembalikan untuk dilengkapi. Petunjuk jaksa yakni menyertakan dokumen rekening koran dua tersangka tersebut telah dilengkapi dan akan dikembalikan ke Kejari TTS dalam waktu dekat.

“Sedangkan berkas Hing Fallo dan Erik Ataupah juga sedang dalam proses penyelesaian dan sudah tidak lama lagi berkas perkara dua tersangka akan dilimpahkan ke Kejari TTS,” tutur Jamari.

Selain itu saat ini Polres TTS tengah melakukan penyelidikan terhadap dua kasus dugaan korupsi lainnya yakni dugaan korupsi pembangunan gedung RS Pratama Boking oleh PT Tangga Batu Jaya Abadi dengan pagu anggaran Rp 17 miliar lebih. Aparat Polres TTS melakukan penyelidikan terhadap pembangunan gedung, karena telah retak-retak sebelum diresmikan.

Selain itu, diduga kuat gedung yang didanai menggunakan DAK, justru dibiayai menggunakan DAU. Tidak hanya itu, Polres TTS juga saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyelewengan penggunaan anggaran kapitasi di Dinas Kesehatan Kabupaten TTS sejak tahun 2012-2018 dengan total anggaran Rp 4 miliar. (yop/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!