Tujuh Nama Dibawa ke DPP – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Tujuh Nama Dibawa ke DPP

Suksesi Pimpinan PDIP NTT

Yang Terpilih Diumumkan 27 Juli

KUPANG, TIMEX – Menjelang Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, tujuh nama sudah dibawa ke DPP PDIP. Dari tujuh nama, DPP hanya memilih tiga.

Ketujuh nama tersebut, yakni Frans Lebu Raya, Nelson Obet Matara, Yuliana Adoe, Emelia Nomleni, Yunus Takandewa, Nikolaus Fransiskus dan Viktor Mado Watun.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT, Nelson Matara yang dikonfirmasi Timor Express, Kamis (11/7) mengakui, dirinya sudah membawa tujuh nama itu ke Jakarta untuk diserahkan ke DPP PDIP. “Besok (hari ini, Red) baru bisa bertemu DPP,” kata Nelson yang mengaku sudah di Jakarta.

Dari tujuh nama tersebut, lima di antaranya terpilih menjadi anggota DPRD NTT pada 17 April 2019 lalu. Kelimanya, yakni Yunus Takandewa, Nelson Matara, Yuliana Adoe, Emelia Nomleni dan Viktor Mado Watun.

Nelson jelaskan, DPD PDIP Provinsi NTT hanya mengusulkan dan DPP yang akan memutuskan tiga orang pengurus inti, yakni ketua, sekretaris dan bendahara. Ketiga nama tersebut akan diumumkan pada Konferda di Kota Kupang pada 27 Juli 2019 nanti.

Selain Konferda, pihaknya juga akan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) pada 17 Juli nanti. Dia jelaskan, DPP PDIP mengusulkan agar Konferda digelar dalam dua zona, yakni di Maumere untuk zona Flores dan di Kota Kupang untuk zona Timor dan Sumba.

Namun Nelson katakan, DPD akan bertemu DPP untuk mengusulkan Konfercab dibagi dalam empat zona. Manggarai Raya ditambah Nagekeo dan Ngada digelar di Borong. Ende, Sikka, Flotim, Lembata dan Alor di Maumere. Daratan Sumba di Waikabubak. Sementara daratan Timor, Rote dan Sabu di Kota Kupang.

“Nanti saat bertemu DPP baru kami bahas usulan ini,” terang mantan Wakil Ketua DPRD NTT itu.

Ditanya terkait pembahasan tentang calon Ketua DPRD NTT dari PDIP, Nelson kembali tegaskan, saat ini pihaknya masih fokus pada urusan persiapan Konferda. Sehingga pembahasan pimpinan DPRD akan dilakukan usai Konferda.

“Beda. Ini masih urus Konferda. Pimpinan DPRD NTT itu nanti setelah Konferda,” tutup dia.

Sebelumnya Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira kepada Timor Express di Jakarta menjelaskan sudah diberlakukan mekanisme baru dalam penetapan pimpinan PDIP di tingkat daerah. Disebutkan, dalam rangka menghadapi kongres V PDIP, DPP menerbitkan Peraturan Partai (PP) No. 28/2019 dan Panduan Penyelenggaraan Konsolidasi Struktural Partai menuju Kongres V partai.

Dalam PP Nomor 28/2019 dan Panduan Penyelenggaraan Konsolidasi jelas diatur mengenai proses konsolidasi yang diawali dengan rapat Pengurus Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan. “Jadi, pengurus PAC akan mengusulkan nama-nama untuk menjadi pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kabupaten. Selanjutnya akan dilakukan rapat antara pengurus PAC dan DPC untuk mengusulkan nama-nama yang akan menjadi pengurus di tingkat DPC di tingkat kabupaten dan Dewan Pimpinan Cabang (DPD) di tingkat Propinsi,” ujarnya.

Kemudian, mekanisme penjaringan pada tahap pertama dan kedua ini selanjutnya akan dikirim ke DPP melalui pengurus di DPD untuk dilakukan evaluasi. Berdasarkan usulan dan masukan nama dari DPD, DPP akan melakukan evaluasi kepemimpinan partai di masing-masing daerah, melakukan mapping politik dan proyeksi pengembangan partai untuk kemudian diputuskan tiga nama melalui SK DPP yang ditandatangani langsung Ketua Umum untuk menjadi ketua, sekretaris dan bendahara DPC/Ketua DPD.

Selanjutnya, akan dilakukan Konfercab dan Konferda partai untuk menetapkan ketua, sekretaris, bendahara partai berdasarkan keputusan DPP. “Kemudian KSB bersama formatur Konfercab/Konferda menyusun kepengurusan DPC dan DPD Partai 2019-2024,” ungkap Ketua DPP PDIP ini. (cel/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!