PMI Target 5.000 Orang Cek Darah – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

PMI Target 5.000 Orang Cek Darah

PERIKSA. Ketua PMI Matim saat melakukan pemeriksaan golongan darah di Pota Kecamatan Sambi Rampas,

FANSI RUNGGAT/TIMEX

BORONG, TIMEX – Masih banyak masyarakat Manggarai Timur (Matim), yang tidak mengetahui golongan darahnya. Tahun 2019, PMI Matim target 5.000 orang memberikan pelayanan pengecekan golongan darah secara gratis.

Ketua PMI Matim, Theresia Wisang saat ditemui Timor Express, Senin (15/7) malam di Borong menjelaskan, golongan darah merupakan label khusus darah dari setiap individu. Setiap orang penting dan mempunyai hak untuk mengetahui apa golongan darahnya.

Bahkan, pemerintah punya kewajiban untuk penuhi haknya tersebut. Golongan darah untuk kepentingan diri dan orang lain. Setiap orang wajib mengetahui golongan darahnya, karena dapat mencegah risiko kesehatan. Membantu orang dalam keadaan darurat serta dalam pengambilan keputusan penting.

“Kami sudah lakukan di sejumlah desa dengan memberi pelayanan kesehatan dasar. Salah satu program pelayanan kesehatan, PMI Matim melakukan pemeriksaan golongan darah. Begitu banyak orang yang belum tahu golongan darahnya,” kata Ketua TP PKK Matim.

Dia menjelaskan, setiap kegiatan pelayanan kesehatan, PMI selalu bekerja sama dengan klinik pelayanan Kasih AA Rahmat. Untuk kegiatan pemeriksaan darah, dari target 5.000 yang telah menjadi program PMI tahun 2019, prioritasnya bagi anak-anak sekolah, remaja dan usia produktif-reproduksi. Untuk cek golongan darah, dilakukan secara gratis.

Sehingga dipastikan, dengan mengetahui golongan darah mudah untuk transfusi atau mendonor. Disana tentu ada nilai sosial kemanusian atau ada kepedulian masyarakat dengan sesama yang membutuhkan darah. Sebab, perlu diketahui, darah itu tidak bisa diperjualbelikan.

“Darah itu tidak bisa diperjualbelikan. Tapi lewat donor darah. Dengan donor, tentu ada fungsi untuk diri sendiri dan orang lain. Karena kalau kita donor darah, sehat untuk diri dan juga sehat untuk orang lain. Sehingga berharap ada dukungan dari sejumlah pihak untuk kegiatan cek golongan darah selanjutnya,” bilangnya.

Antuasias masyarakat begitu tinggi, dalam setiap kegiatan pelayanan kesehatan dasar dari PMI. Kata Theresia, tahun 2019 ada begitu banyak permintaan untuk pelayanan kesehatan dasar. Tapi PMI tidak semua bisa menghandel. Setiap memberi pelayanan, PMI selalu turun selama dua hari.

Selain pemeriksaan golongan darah, kata Theresia, dalam pelayanan kesehatan dasar, PMI melayani pemeriksaan gula darah, tensi darah, kolestrol, asam urat, pemeriksaan gigi untuk anak-anak sekolah dan pemeriksaan sesuai keluhan umum masyarakat. Selain itu, memberikan sosialisasi tentang pola hidup bersih dan sehat.

“Untuk pelayanan kesehatan dasar selain cek golongan darah, warga dikenakan biaya pemeriksaan. Maksimal biayanya Rp 10 ribu. Ini kita buat supaya ada nilai didik orang secara mental. Tapi kalau kita lihat ekonominya sangat lemah, kita bisa gratis. Malam harinya, kita putar film dan sosiliasi pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Dia menambah, tantangan ke depan untuk program PMI adalah pembentukan Unit Donor Darah (UDD). Lembaga ini menurutnya, salah satu pelaksana teknis dari PMI. Bisa untuk lakukan transfusi dan donor darah. Rencananya untuk Matim, UDD Pratama. Di mana, nanti kepengurusnya dibentuk langsung oleh pengurus PMI.

Ia berharap, Pemkab Matim melalui Dinas Kesehatan bisa membangun gedung dan pengadaan semua peralatan. Sehingga nantinya, fasiltas yang ada dihibahkan ke PMI bisa dimanfaatkan demi kepentingan umum.

Diakui, selama ini untuk lakukan donor darah harus datangkan dari Ruteng. “Kita belum bisa lakukan kegiatan donor darah. Karena belum ada UDD. Harus ada gedung dan peralatan. Selama ini kita datangkan dari Ruteng Kabupaten Manggarai untuk kegiatan donor darah. Karena mereka punya alat lengkap. Nanti untuk sementara, kita pakai salah satu ruangan di rumah sakit kalau rumah sakit sudah beroperasi. Kita di PMI ada dua dokter,” bilangnya. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!