Bengkel Tambal Ban Hangus Terbakar – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Bengkel Tambal Ban Hangus Terbakar

PEMADAMAN. Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman api di TKP, Jalan Soekarno, Kelurahan Bonipoi, Kamis (18/7).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Warga RT 11/RW 06, Kelurahan Bonipoi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, serta pengguna Jalan Soekarno digegerkan dengan terbakarnya bengkel tambal ban di lokasi tersebut.

Api yang merambat cepat itu menghanguskan bengkel tambal ban milik Benyamin Aka, Kamis (18/7).

Nursiah (51), salah satu saksi di tempat kejadian perkar (TKP), mengungkapkan bahwa mereka langsung berlari menuju lokasi kebakaran ketika melihat api mulai merambat pohon yang berada di samping kios.

Dia mengaku, bersama warga bahu membahu memadamkan api sebelum tim pemadam kebakaran tiba.

“Kita siram pakai alat seadanya saja, tetapi api cepat membesar karena kios ini dari tripleks, apalagi ada jual bensin juga,” ungkap perempuan paruh baya ini.

Sementara, Max Puling (59), Ketua RW 06, Kelurahan Bonipoi, kepada Timor Express mengaku, saat kejadian kebakaran dirinya sementara berada di dalam kiosnya yang kebetulan berdampingan dengan tempat tambal ban tersebut.

Dikatakan, sebelum kebakaran, dirinya sempat mendengar bunyi ledakan dan langsung mendengar suara warga yang berteriak minta tolong karena ada kebakaran.

Lanjutnya, saat dirinya dan beberapa anggota keluarga serta warga sekitar keluar untuk memastikan teriakan minta tolong tersebut, lalu melihat api sudah mulai membesar.

“Kami semua lari keluar karena panik, kebetulan ada air di jerigen jadi warga membantu menyiram tapi api semakin membesar,” ujarnya.

Max Puling yang tinggal di Jalan Patimura Nomor 4 Kelurahan Bonipoi itu menambahkan, api sulit dipadamkan karena korban juga menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin, sehingga api cepat menyambar ke atap dan tidak bisa dipadamkan.

“Korban Benyamin Aka ini juga jual bensin jadi api sambar cepat kemudian ditambah dengan ban bekas jadi pemadam sampai baru api bisa dipadamkan, tapi tidak ada barang lagi yang bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Lanjutnya, korban Benyamin langsung dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami kebakaran di bagian tangan.

“Kerugian diperkirakan mencapai belasan juta karena tidak ada barang yang diselamatkan,” imbuhnya.

Sementara Lurah Bonipoi, Aris Matutu pada kesempatan tersebut juga memantau kebakaran di wilayahnya itu. Aris mengaku mengetahui musibah tersebut saat dihubungi warga.

Dikatakan, pihaknya akan melakukan survei lokasi kejadian dan dilakukan pengajuan permohonan bantuan, karena kejadian tersebut merupakan musibah yang tidak disengajakan.

“Kita akan mengajukan bantuan karena tempat tersebut merupakan tempat usaha korban. Sejauh ini saya juga belum mendapat informasi awal mulai api ini berasal,” ujarnya.

Pantauan Timor Express, pemadaman baru berhasil dilakukan setelah Dinas Pemadaman Kota Kupang mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit tangki tiba di lokasi.

Berdasarkan keterangan beberapa warga, pemilik kios tersebut juga menjadi korban kebakaran dan dilarikan ke Rumah Sakit Wira Sakti Kupang. (mg29/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!