Enam Sengketa dari NTT Diputuskan – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Enam Sengketa dari NTT Diputuskan

Fajar Laksono

Sengketa Pileg di MK

Hari Ini, KPU Tetapkan DPRD NTT Terpilih

JAKARTA, TIMEX – Pasca pelaksanaan sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilu Legislatif (Pileg) DPR-DPRD dan DPD dari seluruh Indonesia, agenda sidang lanjutan di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) yakni pengucapan keputusan atau ketetapan oleh majelis hakim.

Pelaksanaan sidang ini untuk semua pemohon perkara PHPU Pileg, DPR-DPRD dan DPD yang sudah digelar sejak dua pekan lalu. Termasuk enam perkara yang berasal dari Provinsi NTT.

Terkait pelaksanaan sidang dengan agenda pengucapan keputusan atau ketetapan, Juru Bicara (Jubir) MK, Fajar Laksono di Jakarta, akhir pekan kemarin menjelaskan majelis hakim MK menggelar sidang dengan agenda pengucapan keputusan atau ketetapan untuk 224 dari 260 perkara PHPU Pileg 2019 pada Senin (22/7). “Agenda sidang lanjutan pada Senin (hari ini, Red) adalah pengucapan keputusan atau ketetapan oleh majelis hakim untuk semua perkara yang sudah disidangkan sebelumnya,” kata Fajar.

Diakuinya, dengan adanya pengucapan keputusan atau ketetapan oleh majelis hakim, maka tidak berarti penanganan perkara di MK selesai. “Sidang masih akan tetap dilanjutkan untuk perkara PHPU yang belum diputus pada Senin nanti. Perkara yang masih akan berlanjut akan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi atau keterangan ahli yang diajukan oleh masing-masing pihak,” ungkap Jubir MK ini.

Untuk diketahui, dari total 260 perkara PHPU Pileg 2019 yang diajukan oleh para pemohon ke MK, enam di antaranya berasal dari NTT. Keenam permohonan dari NTT yang terdaftar di Kepaniteraan MK dengan nomor perkara masing-masing, Nomor 120-20-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Amanat Nasional (PAN), Nomor: 100-19-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Bulan Bintang (PBB), Nomor: 159-02-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Nomor: 39-13-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Nomor: 245-06-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2029 dari Partai Garuda dan Nomor: 217-07-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2029 dari Partai Beringin Karya.

Hanya saja, sejak awal persidangan di MK, pemohon Partai Beringin Karya tidak hadir. Berdasarkan agenda sidang hari ini, keenam perkara dari NTT akan disidangkan di Ruang Panel 1, gedung MK lantai II.

Sementara itu, KPU Provinsi NTT menjadwalkan hari ini akan menggelar pleno untuk menetapkan anggota DPRD Provinsi NTT terpilih untuk periode 2019-2024.

Hal ini diakui Ketua KPU NTT, Thomas Dohu yang dikonfirmasi Timor Express, Minggu (21/7). Thomas menjelaskan, penetapan 65 anggota DPRD NTT itu akan berlangsung di Hotel Aston Kupang.

Sementara Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli menjelaskan, rapat tersebut akan menghadirkan partai politik peserta pemilu 2019. Sebelumnya KPU NTT telah menetapkan perolehan suara peserta pemilu.

Setelah itu, masih ada kesempatan untuk bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) atau perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). Sehingga pihaknya menunggu pemberitahuan dari MK.
“Jadi, lima hari sesudah pemberitahuan dari MK, maka KPU wajib eksekusi,” terangnya. (gat/cel/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!