PKBI Wujudkan Keluarga Sejahtera Berkualitas – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

PKBI Wujudkan Keluarga Sejahtera Berkualitas

BERSAMA. Tampak keluarga besar PKBI Daerah NTT, pose bersama di Beta Cafe dan Barbershop, Jumat (19/7).

IMRAN LIARIAN/TIMEX

OEBOBO, TIMEX – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah NTT siap bersinergi lintas sektor untuk mewujudkan keluarga sejahtera, keluarga berkualitas.

Sekadar tahu PKBI NTT dipimpin oleh Prof. DR. I. Gusti B. Arjana, M.S. Kepada Timor Express, di Beta Cafe dan Babershop, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Jumat (19/7), Arjana mengatakan keberadaan PKBI senantiasa membantu menyukseskan program pemerintah khususnya BKKBN. Selain itu, PKBI menjadi pelopor keluarga berencana Indonesia mewujudkan keluarga sejahtera. “PKBI yang telah aktif di tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Kupang, Belu dan Kota Kupang. Ke depannya PKBI akan dibentuk di seluruh kabupaten,” jelasnya. PKBI Daerah NTT akan bekerja sama lintas sektor untuk menyukseskan program pemerintah dan program dari internal PKBI NTT itu sendiri.
PKBI NTT beralamat di Jalan Basuki Rachmat No. 02 Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa.

Sementara Wakil Ketua I Bidang Kelembagaan dan SDM, PKBI Daerah DR. Simplexius Asa, SH., M.H., mengatakan PKBI NTT akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat lewat program-program yang sasarannya kepada masyarakat. Untuk itu, ia berharap peran serta media untuk ikut mensosialisasikan PKBI di masyarakat. Dengan demikian, target yang ingin dicapai dapat terwujud.

Terkait program PKBI NTT, Direktur Eksekutif PKBI Daerah NTT, Moudy Taopan menjelaskan PKBI menghadirkan wadah untuk memberikan ruang kepada para remaja untuk mengekspresikan diri secara positif dan mengembangkan bakat mereka yang berdampak positif. “Tujuannya agar para remaja dapat terhindar dari dampak-dampak negatif yang diakibatkan dari pergaulan bebas,” jelasnya. Selain itu, lanjutnya, PKBI juga menjalankan program Bina Anaprasa. Artinya mengajarkan anak dari usia dini yakni usia 2 tahun terkait dengan pendidikan seks. Tujuan agar mencegah kekerasan seks terhadap anak.

Sekadar tahu bahwa program-program PKBI NTT yaitu program pemberdayaan masyarakat meliputi divisi pemberdayaan komunitas remaja usia 10-24 tahun. Kemudian divisi pemberdayaan masyarakat desa dan divisi pemberdayaan komunitas pekerja seks dan komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender).

Kemudian ada juga program Klinik sebagai fasilitas layanan konseling pada kehamilan dan pelayanan KB bagi pasangan suami-istri yang membutuhkan. Selanjutnya, PKBI juga menjalankan program kepada anak-anak yang ada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kupang. Kerja sama dengan Relawan Psikolog Dita Manafe dan Marilyn Benu. Selain itu, relawan kelas komunikasi Vibi Radamuri.

Kepala Seksi Pembinaan LPKA Kelas I Kupang, Abusalim Senin, menjelaskan bahwa pihaknya menjalin kerja sama dengan relawan psikolog, relawan komunikasi dan PKBI NTT yang ditandai dengan penandatanganan MoU. Terdapat empat poin pada pasal 2 yakni program kesehatan reproduksi.

Program pembentukan forum anak, dan program pemenuhan hak anak. “Kami di LPKA sangat terbantu dengan program peduli oleh PKBI yang menggandeng stakeholder,” ungkapnya.

Dampak positif kerja sama dengan PKBI sehingga terlahir program hari komunikasi anak dengan keluarga. Direncanakan akan digelar gebyar besar-besaran di LKPA dalam rangka Hari Anak. (mg22/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!