S1 Ilmu Gizi Pertama di NTT Terakreditasi – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

S1 Ilmu Gizi Pertama di NTT Terakreditasi

VISITASI. Dua asesor LAM-PTKes, Prof. Dr. Veni Hadju, M.Sc, Ph.D dan Dr. Nurul Muslihah, SP, M.Kes menerima cinderamata dari Stikes Nusantara Kupang usai visitasi, Sabtu (20/7)

IST

Penantian 10 Tahun Stikes Nusantara Terkabul
Asesor: Prodi Gizi Harus Unggul

KUPANG, TIMEX-Penantian panjang selama kurang lebih 10 tahun Stikes Nusantara Kupang terwujud. Prodi S1 Ilmu Gizi akhirnya dilakukan akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), Jumat (19/7) dan Sabtu (20/7). Ini menjadi Prodi S1 Ilmu Gizi pertama di NTT yang diakreditasi.

Dua asesor dari LAM-PTKes, Prof. Dr. Veni Hadju, M.Sc, Ph.D dan Dr. Nurul Muslihah, SP, M.Kes melakukan asesment selama dua hari. Diawali dengan peninjauan lapangan, yakni melihat kondisi kampus yang beralamat di Kelurahan Liliba itu. Dilanjutkan dengan penilaian dokumen dan wawancara yang melibatkan dosen, mahasiswa serta stakeholder.

Ketua Yayasan Kunci Ilmu Kupang, Rudizon Doko Patty, S.Sos, M.Mkes, pimpinan dan dosen Stikes Nusantara tampak mengikuti proses visitasi ini dengan baik. Kepada Timor Express, Rudizon mengatakan, Prodi S1 Ilmu Gizi sudah berdiri sejak tahun 2010. Atau bersamaan dengan dua Prodi lainnya, yakni D3 Kebidanan dan Prodi S1 Keperawatan.

“Proses akreditasi Prodi S1 Ilmu Gizi ini adalah penantian kami selama 10 tahun. Ini sudah jadi kerinduan kami semua keluarga besar Stikes Nusantara. Ini juga sudah menjadi komitmen kami sesuai visi dan misi kami membangun Stikes Nusantara,” ujar Rudizon.

Karena itu, usai dilakukan visitasi, Rudizon tampak terharu setelah Prof. Dr. Veni Hadju, M.Sc, Ph.D memberikan sambutan. Rudizon tampak tak kuasa menahan haru hingga meneteskan air mata. Satu per satu staf dosen dan pegawai disalami.

Prof. Dr. Veni Hadju, M.Sc, Ph.D dalam sambutannya mengapresiasi Stikes Nusantara Kupang yang dinilainya memiliki komitmen untuk terus mengembangkan lembaga pendidikan tinggi kesehatan itu. Namun, Prof. Veni juga memberikan beberapa catatan yang harus diperhatikan oleh pengelola. Antara lain untuk para dosen perlu berkompetisi dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dia mengatakan ada banyak sumber dana yang bisa diperoleh untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya juga tertarik dengan potensi pangan lokal yang perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kandungan gizi, sehingga bisa memberi kontribusi bagi masyarakat. Prodi Ilmu Gizi Stikes Nusantara ini harus unggul. Harus bisa bersaing secara global,” ujar Prof. Veni.

Dirinya juga meminta mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan kemahasiswaan hingga ke tingkat nasional. Juga bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi.

Sementara Dr. Nurul Muslihah, SP, M.Kes saat peninjauan kampus, Jumat (19/7) memberi apresiasi kepada Yayasan Kunci Ilmu yang menurutnya telah menyiapkan gedung yang sangat representatif. “Gedungnya sudah sangat bagus. Tinggal dilengkapi dengan peralatan untuk menunjang Prodi Ilmu Gizi ini dengan baik,” ujar Nurul.

Pembina Yayasan Kunci Ilmu, Stikes Nusantara Kupang, Marzuki Rofi’i juga memberi apresiasi atas pelaksanaan visitasi oleh LAM-PTKes tersebut. “Selamat atas pelaksanaan visitasi tersebut karena Prodi S1 Ilmu Gizi ini sudah 10 tahun berdiri. Semoga berjalan lancar dan mendapat akreditasi sehingga semakin eksis,” ujar Marzuki.(ito/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!