Makanan yang Mengurangi Depresi – Timor Express

Timor Express

KESEHATAN

Makanan yang Mengurangi Depresi

ILUSTRASI./NET

Makanan bisa memengaruhi suasana hati. Untuk itu, Anda harus membidik pilihan makanan harian pada jenis makanan yang berfungsi meningkatkan kesehatan usus Anda. Alasannya, mikroorganisme yang hidup di perut Anda menghasilkan begitu banyak senyawa kimia saraf.

Senyawa kimia saraf buatan bakteri baik ini berperan dalam membangun suasana hati dan fungsi-fungsi saraf lainnya. Jadi, menyeimbangkan bakteri usus melalui konsumsi probiotik seperti Lactobaccilli and Bifidobacteria bisa membantu meningkatkan suasana hati.

Seimbangkan mood Anda dan mencegah depresi dengan makan makanan berikut, seperti dilansir laman Stylecraze, Minggu (21/7).

1. Kacang kenari

Kacang kenari kaya akan asam lemak omega-3, seperti asam alfa-linolenat, yang sangat penting untuk fungsi dan fisiologi otak Anda. Asam alfa-linolenat adalah prekursor asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA). Kenari juga kaya akan sumber folat, yang bisa membantu mencegah gangguan kognitif dan depresi.

BACA JUGA: 7 Jenis Makanan ini Bisa Melawan Depresi

2. Sayuran Berdaun Hijau

Glukokortikoid tinggi dalam darah merupakan indikasi klinis dan salah satu penyebab utama depresi. Suplementasi eksternal asam amino seperti glutamin terbukti mengurangi depresi tersebut. Untungnya, sayuran berdaun hijau adalah sumber alami glutamin dan asam glutamat.

3. Cokelat

Cokelat memicu pelepasan endorfin dan berinteraksi dengan neurotransmiter dopamin dan serotonin. Sistem-sistem ini mengendalikan rasa lapar, suasana hati, dan stres. Cokelat juga mengandung dua bahan kimia lain yang menunda kerusakan anandamide di otak, sehingga memperpanjang perasaan kesejahteraan dan kebahagiaan yang diciptakannya.

4. Bawang

Bawang kaya akan flavonoid makanan yang telah terbukti memiliki efek antidepresan. Bawang juga mengandung quercetin, yang merupakan antioksidan kuat. Flavonol ini meningkatkan ketersediaan neurotransmiter seperti 5-hydroxytryptamine dan norepinefrin. Selama depresi, kadar neurotransmiter ini abnormal. Flavonoid bawang membantu menurunkan depresi dengan mengatur kadar neurotransmitter ini, parameter metabolisme energi, dan kadar sitokin dan mengurangi stres oksidatif.

5. Berry

Blueberry, raspberry, goji berry, stroberi, dan anggota keluarga berry lainnya mengandung antioksidan kuat dan agen anti-inflamasi. Mereka semua mengandung berbagai jumlah polifenol seperti anthocyanin, proanthocyanin, flavon, flavonoid, dan katekin. Efek antioksidan dari resveratrol juga bisa mencegah penurunan kognitif yang terkait dengan depresi terkait usia.(fny/jpnn/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!