Bupati Belu Minta Rusun, Wagub Nagekeo Minta Jalan – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Bupati Belu Minta Rusun, Wagub Nagekeo Minta Jalan

BAWA ASPIRASI. Bupati Belu, Willibrodus Lay bersama para stafnya dan Wagub Nagekeo, Marianus Waja ketika bertemu dan menyampaikan aspirasi dari daerah masing-masing ke Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemi Francis di ruang Sekretariat Komisi V, Rabu (24/7).

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Temui Ketua Komisi V DPR RI di Senayan

JAKARTA, TIMEX – Untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di Kabupaten Belu dan Kabupaten Nagekeo, Bupati Belu, Willibrodus Lay dan Wakil Bupati (Wabup) Nagekeo, Marianus Waja menemui Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemi Francis di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (24/7).

Dalam pertemuan singkat yang bertempat di ruang Sekretariat Komisi V, lantai II gedung Nusantara II, Bupati Belu dan Wabup Nagekeo meminta dukungan dan perhatian dari Komisi V DPR RI untuk beberapa infrastruktur di dua kabupaten tersebut.
Willibrodus Lay meminta pembangunan fasilitas berupa rumah susun (rusun) untuk para dokter di Kabupaten Belu. Sementara Marianus Waja meminta infrastruktur jalan untuk wilayah Marapokot, Anakoli menuju Fatuleke, Jalan Mauponggo menuju Maunori, termasuk satu buah jembatan di kali Maunori di Kabupaten Nagekeo.

Willibrodus Lay kepada Timor Express di Jakarta kemarin mengatakan Kabupaten Belu merupakan daerah perbatasan antara Indonesia dan RDTL. Karena sebagai beranda terdepan Indonesia dengan RDTL, maka pembenahan harus dilakukan dalam banyak hal seperti infrastruktur jalan, PLBN, bendungan tapi juga fasilitas perumahan. “Hari ini (kemarin, Red) saya bersama Direktur RSUD Atambua dan dua orang staf datang menemui Ketua Komisi V DPR RI untuk meminta dukungan berupa perumahan. Perumahan ini akan dikhususkan untuk para dokter khususnya rumah susun (rusun). Dengan demikian maka para dokter akan bekerja dengan nyaman untuk melayani masyarakat,” jelas Willibrodus.

Akibat tak ada rumah dinas untuk para dokter, lanjut Willy, para dokter selama ini harus mengontrak rumah untuk tinggal dan biaya sewa rumah ditanggung oleh mereka sendiri. “Kita usulkan dua unit rusun. Dengan harapan kalau bisa ada perhatian dari Komisi V DPR RI saat pembahasan anggaran bersama pemerintah nanti. Kalau aspirasi kami diakomodir maka kami akan sangat gembira. Tapi kalau tidak juga kami akan tetap menunggu. Kan namanya juga aspirasi,” ungkap Bupati Belu didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, drg. Ansila Eka Muti, dr. Meri dan Kepala Keuangan RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua, Maria G. Male.

Sementara Wabup Nagekeo, Marianus Waja mengatakan, ia mengusulkan ke Komisi V DPR RI agar ada dukungan terkait dengan pembangunan infastruktur jalan di Nagekeo. “Saya usulkan agar ada pembangunan infastruktur jalan dari Marapokot, Anakoli menuju Fatuleke, Jalan Mauponggo menuju Maunori termasuk satu buah jembatan di kali Maunori di Kabupaten Nagekeo. Kedua ruas jalan ini selama ini dilewati oleh kendaraan bertonase besar. Karena itu, dengan adanya pembangunan jalan baru nanti maka bisa ada perhatian dan dukungan dari Komisi V DPR RI,” kata Marianus.

Usulan infrastruktur jalan yang disampaikan kemarin ke Ketua Komisi V DPR RI, kata Wagub Nagekeo, agar ruas jalan tersebut bisa dilalui oleh kendaraan dengan tonase besar dari arah pelabuhan. “Kita ingin agar akses kendaraan dengan tonase besar ini bisa lebih mudah melintas menuju ke tempat pengumpulan barang. Selama ini, ruas jalan tersebut sangat tidak layak sehingga menjadi kendala bagi kendaraan yang membawa muatan dengan tonase besar. Masyarakat sangat membutuhkan infastruktur jalan untuk mempermudah mobilitasnya. Karena itu maka kita minta dukungan dari Komisi V DPR RI sehingga bisa ada perhatian,” ungkapnya. (gat/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!