STAKN Kupang Segera Naik Status jadi Institut – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

STAKN Kupang Segera Naik Status jadi Institut

SILATURAHMI. Ketua STANK Kupang, Dr. Harun Y. Natonis bersama stafnya foto bersama Direktur Timex Haeruddin, Manager Bisnis Marthen Bana, Manager Iklan Yula Manafe saat silaturahmi ke Graha Pena Timor Express, Rabu (31/7).

linda makandoloe/timex

KUPANG, TIMEX–STAKN (Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri) Kupang tidak lama lagi akan naik status menjadi institut. Semua tahapan sudah dilalui. Sudah dilakukan visitasi pula oleh sekretariat negara. Tinggal menunggu penetapan hasil.

Hal ini dikatakan Ketua STAKN Kupang, Dr. Harun Y. Natonis saat berkunjung ke Graha Pena Timor Express, Rabu (31/7). Harun Natonis didampingi staf diterima Direktur Harian Timor Express Haeruddin dan beberapa manager.

Pada kesempatan itu, Harun Natonis mengatakan, animo masyarakat untuk kuliah di STANK Kupang cukup tinggi. Buktinya, dari jumlah mahasiswa 400-500 orang, sekaranng telah mencapai angka 4.000 orang. Sementara jumlah Prodi baru tiga karena masih status sekolah. “Tapi ke depan status STAKN Kupang akan ditingkatkan menjadi institut sehingga lebih banyak pilihan program studi/fakultas,” jelas Harun.

Dirinya mengatakan, kehadiran lembaga STAKN Kupang cukup membantu masyarakat dari sisi ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan biaya kuliah yang sangat terjangkau. Penentuan biaya kuliah yang rendah ini, jelas Harun, disesuaikan dengan kondisi masyarakat NTT.

Pada kesempatan itu, Harun juga mengatakan, lembaga yang dipimpinnya siap menjalin kerja sama dengan Harian Timor Express. Dia mengatakan, publikasi melalui media massa sangat penting perannya. Selain, untuk memberi informasi, juga membuat STAKN Kupang semakin dikenal dan dicintai masyarakat.

“Kami ingin tetap bermitra dengan TIMEX karena untuk menjadi besar dan terkenal tentu peran media sangat dibutuhkan,” ujar Harun.

Dirinya menegaskan, status institut sudah di depan mata. Semua proses sudah selesai visitasi oleh Sekretariat Negara. Tinggal menunggu Perpres saja. “Kalau Perpres sudah keluar tentu akan menjadi berkat dan aset berharga bagi NTT,” ungkap Harun Natonis.

Ditambahkan, baru sekolah tinggi saja jumlah mahasiswa sudah mencapai 4.000 orang. Sehingga dirinya optimis jumlah mahasiswa akan semakin banyak jika sudah berubah status menjadi institut. “Kalau telah menjadi institut tentu akan lebih banyak lagi mahasiswa, termasuk tenaga kerja yang terserap,” ujarnya. Harun mengakui, STAKN Kupang tidak bebas kritik. Karena itu merupakan motivasi untuk maju.

Direktur Harian Timor Express, Haeruddin mengatakan, STANK Kupang banyak membantu pendidikan di NTT. Banyak anak-anak NTT terbantu karena banyak pilihan masuk perguruan tinggi. Haeruddin menyakini ke depan NTT akan lebih maju karena pendidikanya sudah maju.

“Dorong mahasiswa kita agar berpikir inovatif dan kreatif demi kemajuan NTT ke depan. Peran perguruan tinggi sangat besar,” ungkap Haeruddin. Hadir pada kesempatan itu, Manager Bisnis Marthen Bana, Manager Iklan Yula Manafe dan Sekred Linda Makandoloe.(dek/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!