25 Siswa SMKN 1 Direkrut Alfamart – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

25 Siswa SMKN 1 Direkrut Alfamart

SEPAKAT.Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Benyamin Lola dan Tri Wasono Sunu, Human Capital Director PT. Sumber Alfaria Trijaya,Tbk didampingi Kepala SMKN 1 Kupang, Mathias M. Beeh saat menandatangani MoU di Aula SMKN 1 Kupang, Rabu (31/7)

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Sebanyak 25 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kupang direkrut untuk mengikuti Program Alfamart Class. Para siswa akan dimimbing selama masa studinya. Selesai studi, mereka akan langsung menjadi karyawan Alfamart dan akan ditempatkan di seluruh Indonesia tanpa seleksi.

Launcingan Program Alfamart Class tersebut dilaksanakan di SMKN 1 Kupang setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT dan PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk yang dilaksanakan di Aula SMKN 1 Kupang, Rabu (31/7).

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Benyamin Lola selaku kepala dinas mewakili pemerintah daerah NTT dan Tri Wasono Sunu, Human Capital Director mewakili PT. Sumber Alfaria Trijaya,Tbk.

Para pelajar yang terpilih melalui seleksi ketat tersebut merupakan siswa kelas X atau siswa baru tahun ajaran 2019/2020.

Tri Wasono Sunu menjelaskan, pembentukan Alfamart class atas Instruksi Presiden tentang revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM) sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja di Indonesia.

Alfamart Class telah terbentuk sejak 2009 dan sebanyak 193 telah tersebar di seluruh Indonesia. Sementara SMKN I Kupang merupakan yangpertama di Provinsi NTT.

“Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban perusahaan di bidang pendidikan. Karena kami menyambut baik instruksi bapak presiden dan kami ingin menyelaraskan kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan SMK,” terang dia.

Pihaknya memilih SMKN 1 Kupang karena pada 2018 lalu telah terjalin kerja sama dengan dalam penyediaan tenaga kerja. Kemudian program Alfamart Class ditawarkan sebagai terobosan inovatif.

Dengan adanya Alfamart Class bisa membantu perusahannya dalam memenuhi tenaga kerja. Sebab perusahaan bisa merekrut 3-5 ribu karyawan baru lulusan SMK setiap tahun. “Karyawan kami saat ini mencapai 118.000 orang dan kami selalu merekrut tenaga setiap tahun,” ujarnya.

Tri mengatakan, saat ini jurusan di lembaga pendidikan belum selaras dengan kebutuhan indusri. Maka dengan Alfamart Class sudah mensinkronkan pelajaran yang dibutuhkan industri.

“Terdapat empat variabel disesuaikan dengan kebutuhan industri, yakni sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan industri, bahan ajar sesuai tuntutan industri, bisnis center dan pra kerja bisa membantu anak berpraktek langsung sebelum turun ke dunia kerja,” tambahnya.

Lulusan SMK yang menganggur menurutnya karena belum siap bekerja. Sebab, keterampilan rendah dan belum menyiapkan kompetensi lulusan yang sinkron dengan industri.

Menyambut kerja sama tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Benyamin Lola mengapresiasi PT. Sumber Alfaria Trijaya melalui Alfamart yang telah menjalin kerja sama menghasilkan sumber daya manusia NTT yang berdaya saing di dunia kerja, dengan membentuk Alfamart Class di SMKN 1 Kupang.

“Kehadiran Alfamart dengan Pemda NTT membangun laboratorium kerja di lingkungan SMKN 1 Kupang merupakan salah satu upaya menjembatani antara dunia pendidikan dan dunia kerja” ujar dia.

Dia meminta peran serta SMK hadirkan lulusan berkualitas memenuhi pasar kerja. Masalah kerja umumnya karena minimnya keterampilan. SMK perlu memberikan perhatian terkait mutu lulusan dan pasar kerja.

Pada kesempatan tersebut Benyamin meminta jumlah siswa dalam Alfamart Class bisa ditambah menjadi 36 orang sesuai ketentuan rombongan belajar yang dikeluarkan pemerintah. Sehingga mereka bisa menimba ilmu dari laboratorium Alfamart Class.

Menurutnya, kehadiran Alfamart cukup membantu SMK menghasilkan lulusan berkompoten serta Alfamart juga mendapat pasokan tenaga kerja yang bisa dikatakan sebagai simbiosis mutualisme.

Kehadiran Alfamart juga dapat memotivasi perusahaan lain berbuat demikian, mendukung pembangunan SDM NTT. SMKN 1 Kupang agar bisa menerjemahkan program Alfamart dalam meningkatkan kompetensi lulusan di era revolusi 4.0.

“Diharapkan Alfamart bisa membuka Alfamart Class di SMK lain di NTT sesuai kriteria perusahaan yang berlaku. Sehingga dapat mengurangiangka pengangguran,” katanya.

Sementara Kepala SMKN 1 Kupang, Mathias M. Beeh mengatakan, pihaknya sangat bangga karena dipilih Alfamart untuk program Alfamart Class yang sangat bermanfaat bagi siswa jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (Marketing).

Mathias mengatakan pihaknya berkomitmen, dengan akreditasi A dan networking (jejaring kerja) sekolah tersebut, bisa menghasilkan lulusan berdaya saing. Bahkan mampu mengisi pasar kerja di negara-negara Asean.

Sebanyak 25 peserta yang masuk dalam Alfamart Class telah melalui tahap seleksi yang mulanya 144 orang. “Dari 144 yang lolos 25, untuk meningkatkan minat kelas pemasaran bisnis usaha pemasaran jasa diNTT,” ujarnya.

Alfamart Class ini kata dia menjadi motivasi untuk berkompetisi mengisi pekerjaan dan sinkorinisasi kurikulum dengan tuntutan industri.
Usai menandatanganan kerja sama, dilanjutkan peresmian laboratorum bisnis ritel yang dihibahkan oleh pihak sekolah dan akan dimanfaatkan sebagai tempat praktek para siswa.(mg29/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!