Hakim Segera Putuskan – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Hakim Segera Putuskan

Sengketa Pileg NTT di MK

Sementara Gelar RPH

JAKARTA, TIMEX – Sebanyak 122 perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pemilu Legislatif (PHPU Pileg) DPR-DPRD dan DPD tahun 2019 akan segera diputus pada 6-9 Agustus pekan depan. Dari ke-122 perkara PHPU Pileg 2019 tersebut, lima perkara di antaranya berasal dari Provinsi NTT.

Keseluruhan perkara PHPU Pileg yang sudah disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK) itu kini sementara dalam tahap Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH). Semua perkara PHPU Pileg ini dinyatakan lanjut ke pembuktian atau pemeriksaan pokok perkara, termasuk langsung pada putusan akhir pasca putusan dismissal beberapa waktu lalu.

Khusus untuk lima permohonan perkara dari NTT, tiga perkara dilanjutkan dengan pembuktian atau pemeriksaan pokok perkara yakni perkara Nomor: 39-13-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Dapil Rote Ndao I, Nomor: 120-20-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Lembata III dan Nomor: 100-19-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Bulan Bintang (PBB) Dapil Alor IV.

Sementara dua perkara yang langsung pada putusan akhir yakni perkara Nomor: 159-02-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dapil NTT II dan perkara Nomor: 245-06-19/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2029 dari Partai Garuda Dapil Flores Timur I.

Juru Bicara (Jubir) MK, Fajar Laksono kepada Timor Express, kemarin (1/8) di Jakarta mengatakan, saat ini sembilan orang hakim MK sementara menggelar RPH. “Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, sidang dengan agenda putusan akhir untuk semua perkara yang sudah disidangkan akan digelar tanggal 6-9 Agustus nanti. Karena itu maka saat ini hakim MK sementara menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim,” kata Fajar. Dan, menurut dia, RPH dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh hakim MK tanpa ada panel seperti pada sidang sebelumnya.

Untuk diketahui, dari 260 perkara PHPU Pileg yang diajukan pemohon ke MK, majelis hakim MK akhirnya memutuskan untuk menghentikan 80 perkara pasca sidang pendahuluan (putusan dismissal). Karena itu maka sebanyak 122 perkara yang dilanjutkan ke pembuktian atau pemeriksaan pokok perkara termasuk langsung pada putusan akhir akan segera diputus pekan depan, dimana lima perkara PHPU Pileg 2019 berasal dari NTT. (gat/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!