Polisi Limpah Yasir Muhammad ke Jaksa – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Polisi Limpah Yasir Muhammad ke Jaksa

TAHAP DUA. Tersangka Yasir Muhammad Amir (baju hitam) didampingi anggota Polsek Oebobo sebelum diserahkan ke Kejari Kota Kupang, Kamis (1/8).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Tersangka Penipuan dan Penggelapan 

KUPANG, TIMEX – Tim penyidik Unit Reskrim Polsek Oebobo Polres Kupang Kota, melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan ke Kajaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, Kamis (1/8).

Tersangka dalam perkara ini adalah Yasir Muhammad Amir (33), warga Jalan Sunan Ampel, RT 03/RW 01, Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama.

Pelimpahan tahap kedua ke Kejari Kota Kupang dilakukan setelah berkas perkara ditetapkan telah lengkap (P-21) oleh jaksa peneliti.

Kasus penipuan dan penggelapan ini sesuai dengan laporan polisi LP/B/61/V/2019/Sektor Oebobo tanggal 1 Mei 2019, yang dilaporkan oleh korban Iskandar Zulkarnaen.

Tersangka dan barang bukti diterima oleh jaksa Frince Amnifu, SH.

Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba yang diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (1/8), membenarkan.

Menurut Kapolsek, berkas perkara tersebut telah dirampungkan oleh tim penyidik dan selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Berkas akhirnya rampung dan dinyatakan lengkap oleh jaksa, walau membutuhkan waktu yang lama,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskan, kasus tersebut berawal saat tersangka mengambil barang di korban berupa parfum untuk dijual. Namun sampai dengan awak bulan Januari 2019, tersangka tak kunjung menyetor uang hasil penjualan parfum.

“Tersangka mengambil parfum untuk dijual pada Rabu, 9 Oktober 2018 sekitar pukul 13.00. Namun tak kunjung menyetor uang hasil jualannya. Mereka saling percaya awalnya, namun tersangka mengabaikan kepercayaan korban,” jelas Kapolsek.

Dia melanjutkan, pada 22 Januari 2019, korban kemudian menemui tersangka di kosnya guna menanyakan uang hasil jualan parfumnya itu.

Namun korban mendapat pengakuan dari tersangka bahwa uang hasil penjualan parfum tersebut sudah tersangka gunakan.

“Tersangka mengaku sudah laku parfumnya, tapi uangnya tersangka sudah gunakan untuk keperluan pribadi dari tersangka,” ungkap Kapolsek.

Setelah mendengar pengakuan dari tersangka, korban yang tidak bisa memaafkan tersangka, melaporkan kasus penipuan dan pengelapan ke Polsek Oebobo.

“Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian sebesar Rp 23.336.500,” imbuh Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan nya, tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (mg29/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!