Tanpa Seragam dan Pin Baru – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Tanpa Seragam dan Pin Baru

ILUSTRASI; MARTEN LADO/TIMEX

Pelantikan Anggota DPRD NTT 2019-2020

Sekwan Pastikan Pelantikan 3 September
Hari Ini KPU Serahkan Hasil Pileg ke Gubernur

KUPANG, TIMEX – Sekretaris DPRD Provinsi NTT, Thobias Ngongo Bulu memastikan pelantikan 65 anggota DPRD NTT terpilih periode 2019-2020 digelar 3 September 2019 mendatang.

Di sisi lain, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTT, Thomas Dohu menjelaskan, Senin (5/8) pihaknya akan menyerahkan daftar nama-nama anggota DPRD NTT terpilh kepada gubernur untuk diproses lebih lanjut.

Sayangnya, Setwan DPRD NTT mengaku belum menyiapkan seragam baru (PSL) kepada 65 anggota DPRD baru tersebut. Selain itu, Setwan juga belum bisa menyiapkan lencana emas atau pin baru.

“Seragam belum. Pin baru juga belum. Sampai sekarang kami belum terima nama-nama DPRD yang terpilih dari KPU. Jadi nanti setelah pelantikan baru kita siapkan karena waktunya sudah tidak bisa lagi,” kata Thobias kepada Timor Express, Minggu (4/8).
Saat pelantikan nanti, anggota DPRD NTT mengenakan setelan PSL dan peci untuk yang laki-laki. Sementara perempuan mengenakan kebaya. Warga tidak diatur.

Terkait pin baru, Thobias jelaskan, karena ada kenaikan harga, sehingga baru diusulkan kembali dalam APBD Perubahan 2019. Sebelumnya, pada 2014 lalu, harga pin untuk DPRD sebesar Rp 8,7 juta per buah. “Kita siapkan pin dua buah yang nanti disematkan secara simbolis saja dulu,” sambungnya.

“Kita akan siapkan pelantikan di Gedung Utama DPRD NTT yang sedang direnovasi. Karena pelantikan dalam paripurna,” tambahnya.

Terkait gaji para anggota DPRD, ia menyebutkan, saat ini setiap anggota membawa pulang sekira Rp 41 juta setiap bulan. Yakni gaji dan tunjangan. Sementara pimpinan (ketua wan wakil) di bawah Rp 40 juta karena tidak menerima tunjangan pemondokan dan transportasi. “Yang sekarang itu sudah terima gaji terakhir,” imbuhnya.

Sementara Ketua KPU NTT, Thomas Dohu yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan, pihaknya akan menyerahkan dokumen usulan pelantikan caleg terpilih tersebut kepada gubernur hari ini.

“Selanjutnya pelantikan diatur gubernur sebagaimana akhir masa jabatan DPRD NTT tanggal 3 September,” jelas Thomas.
Proses usulan tersebut melalui Biro Tapapem dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk menerbitkan surat keputusan (SK). Selanjutnya SK tersebut yang akan digunakan untuk melantik 65 anggota yang baru oleh Ketua Pengadilan Tinggi NTT. (cel/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!