Bank NTT Target Rp 50 Triliun dari Pusat – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Bank NTT Target Rp 50 Triliun dari Pusat

Izhak Eduard Rihi 

KUPANG, TIMEX-Upaya ekspansi bisnis terus dilakukan Bank NTT di bawah kepemimpinan Dirut Izhak Eduard Rihi. Terbaru adalah menyasar stimulus Rp 50 triliun dari pemerintah pusat. Dana itu akan digunakan untuk membiayai berbagai rencana bisnis Bank NTT.

Hal ini dikatakan Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi kepada koran ini, Rabu kemarin. Dikatakan Izhak, tindak lanjut dari konsep Masyarakat Ekonomi NTT, Bank NTT telah menyusun road map lima tahun ke depan. “Untuk menjawab ini dibutuhkan dana yang besar. Salah satu alternatif yang kita akan perjuangkan adalah mendapat stimulus dari pemerintah pusat. Nilainya kita targetkan Rp 50 triliun,” kata Izhak.

Dana sebesar itu, jelas mantan Kadiv IT Bank NTT itu, bisa melalui penempatan giro dari pemerintah pusat di Bank NTT. “Atau pemerintah pusat menjamin APBN, APBD terhadap sindikasi perbankan. Semua bank akan bersindikasi dengan Rp 50 triliun itu,” tegas Izhak.

Dia melanjutkan, dana itu akan digunakan untuk membangun ekonomi NTT. Fokusnya pada pembangunan infrastruktur, selain sektor lainnya. “Hasilnya kita bisa evaluasi tiga atau empat tahun kemudian. Bagaimana pertumbuhannya,” ujar Izhak.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dan mencapai NTT bangkit dan sejahtera. “Kalau kita mau normatif saja seperti saat ini tidak akan terkejar pembangunan kita,” tegasnya.

Secara umum, Izhak mengatakan Bank NTT akan bangun ekosistem pembiayaan. Yang meliputi banyak sektor dan pemerintah daerah di NTT. “Misalnya kopi, kita mau mulai dari tanam sampai produk kopi Bajawa misalnya harus sampai pada kopi yang siap dipasarkan. Atau pariwisata mulai dari rehab rumah warga menjadi penginapan sampai mendatangkan wisatawan dilakukan Bank NTT. Atau Kabupaten Manggarai Barat, Bank NTT bangun jalan-jalan kabupaten, Pemkab yang akan melakukan cicil ke Bank NTT. Seperti itu yang akan kita kerjakan. Yang riil dan terukur,” ujar Izhak lagi.

Karena itu, dirinya membutuhkan dukungan dari pemerintah dan seluruh masyarakat NTT agar rencana bisnis tersebut bisa terwujud. Paling tidak di masa kepemimpinan periode kedua Presiden Joko Widodo ini, Bank NTT mendapat stimulus dana sebesar Rp 5 triliun seperti yang diharapkan pihaknya.

Dukungan dari pemerintah kabupaten, kata Izhak sudah disampaikan langsung kepada pihaknya. Misalnya Bupati TTU yang ingin membangun pabrik pengolahan daging sapi di TTU. Menurut Izhak, hal itu bisa dilakukan dengan melalui kerja sama dengan Bank NTT. “Juga dengan pemerintah daerah yang lain, program apa yang butuh pembiayaan kita akan siap biayai,” kata Izhak. (ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!