Rebutan Anak Ayam, Fanus Soi Nyaris Tewas – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Rebutan Anak Ayam, Fanus Soi Nyaris Tewas

PENANGANAN MEDIS. Fanus Soi, warga Dusun Nino Desa Oepuah Utara Kecamatan Biboki Moenleu saat mendapat penanganan medis di Puskesmas Kaubele, Selasa (6/8).

PETRUS USBOKO/TIMEX

Ditebas Abraham Kase

KEFAMENANU, TIMEX – Fanus Soi, warga Dusun Nino Desa Oepuah Utara Kecamatan Biboki Moenleu, nyaris tewas akibat ditebas Abraham Kase menggunakan sebilah parang yang mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian wajah, punggung, tangan kiri dan kaki bagian kanan.

Informasi yang berhasil dirampung Timor Express menyebutkan, peristiwa berdarah yang terjadi, Selasa (6/8) itu diduga kuat disebabkan oleh korban dan pelaku saling rebutan anak ayam sebanyak empat ekor.

Menurut pengakuan korban saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian, Selasa (6/8), dirinya sementara memotong putak untuk memberi makan ternak peliharaannya. Seketika itu datanglah pelaku dan menanyakan terkait kepemilikan empat ekor anak ayam yang berada di halaman depan rumah korban.

Korban menjawab pertanyaan pelaku bahwa empat ekor anak ayam yang berada di halaman depan rumah itu adalah milik korban. Selesai menjawab pertanyaan itu korban berhenti memotok putak dan hendak melihat ikan yang dipanggang oleh korban.

Saat itu korban meletakkan parang yang digunakan untuk memotong putak, di potongan putak yang belum dipotong. Tak terima dengan jawaban korban, pelaku langsung mengambil parang milik korban dan menebas korban dari arah belakang yang mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian wajah, punggung, tangan kiri dan kaki bagian kanan.

Atas kejadian tersebut, korban merasa tidak puas dengan sikap dan tindakan pelaku, sehingga korban mendatangi Mapospol Sub Sektor Mena Polsek Biboki Selatan dan membuat laporan polisi.

Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Ricky Dally ketika dikonfirmasi Timor Express melalui telepon seluler, Rabu (7/8) membenarkan adanya peristiwa penganiayaan berat yang terjadi di Dusun Nino Desa Oepuah Utara Kecamatan Biboki Moenleu.

Tindakan yang dilakukan pihak kepolisian setelah menerima laporan tersebut yakni mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan oleh TKP serta mengamankan pelaku. Selain itu, pihak kepolisian telah mendampingi korban melakukan visum di Puskesmas Kaubele.

“Benar ada kasus penganiayaan berat yang terjadi di Dusun Nino Desa Oepuah Utara. Pelaku sudah kita amankan dan korban sudah ada penanganan medis dan sudah dilakukan visum pula,” ungkapnya. (mg26/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!