6 Bulan, 23 Nyawa Melayang karena Lakalantas – Timor Express

Timor Express

HUKUM

6 Bulan, 23 Nyawa Melayang karena Lakalantas

Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Juniasmi, SIK.,MH di ruang kerjanya, Kamis (8/8).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Kupang selama semester I tahun 2019 cukup tinggi. Sesuai dengan data yang diperoleh, selama enam bulan pertama atau dalam periode Januari-Juni 2019, terdapat 23 orang warga Kota Kupang meninggal di jalan raya karena terlibat kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK melalui Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Juniasmi, SIK.,MH menyebutkan kalau selama semester I tahun 2019 ini terdapat 197 kasus kecelakaan lalu lintas di Kota Kupang.

Dari jumlah tersebut, terdapat sebanyak 23 orang meninggal dunia, 66 orang mengalami luka berat serta 242 orang mengalami luka ringan.

“Kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas selama enam bulan ini mencapai setengah milyar lebih atau Rp 513.000.000,” ujar Iptu. Rocky.

Dikategorikan dari korban korban kecelakaan itu palinh banyak dari kalangan swasta atau pekerja diikuti pelajar dan mahasiswa. Disisi lain, kecelakaan lalu lintas terbanyak melibatkan sepeda motor dna mobil penumpang.

“Tertinggi adalah kecelakaan tunggal atau out of control. penyebab kecelakaan lalu lintas, rata-rata karena mabuk akibat konsumsi minuman keras, melanggar batas kecepatan, tidak menjaga jarak serta melanggar ketentuan yang ada,” ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan tahun 2018, justru ada penurunan. Jumlah kecelakaan lalu lintas semester I 2018 sebanyak 239 kasus mengakibatkan 28 orang meninggal dunia, 11 orang mengalami luka berat dan 425 orang mengalami luka ringan serta kerugian material sebesar Rp 380.650.000.

Menyikapi angka kecelakaan lalu lintas yang masih cukup tinggi ini, pihaknya terus melakukan penindakan bagi pelanggar saat berkendara di jalan raya.

Selama bulan Januari-Juni 2019 ini, terdapat pelanggaran 7.068 dan polisi melakukan tilang 4.782 serta non tilang 2.286 kejadian. Dari sisi pelanggaran, sebanyak 308 kejadian karena tidak menggunakan helm. Sedangkan tilang di semester 1 tahun 2018 terdapat 6.916 pelanggaran, 4.498 tilang dan 2.418 non tilang.

Kepada seluruh warga masyarakat Kota Kupang atau penguna jalam raya, dihimbau agar menjadi warga yang taat berlalu lintas serta patuh terhadap aturan lalu lintas. “Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan hargai pengguna jalan raya yang lain,” tutupnya. (mg29/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!