Dewan Pertanyakan 300 PTT Baru – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Dewan Pertanyakan 300 PTT Baru

SIDANG II. DPRD Kota Kupang dan pemerintah sementara menggelar Sidang II di Kantor DPRD Kota Kupang, Kamis (8/8).

FENTI ANIN/TIMEX

* Pemerintah Dinilai Tidak Konsisten
* Wawali Masih Lakukan Pengecekan

KUPANG, TIMEX--Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Kupang mempertanyakan kejelasan pengangkatan 300 Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemerintah Kota Kupang. Pasalnya, Pemkot sebelumnya menyatakan tidak mengangkat PTT baru.

“Dalam pendapat Fraksi PKB, kami mempertanyakan tentang temuan di lapangan. Bahwa kami mendapati ada SK pengangkatan PTT yang terhitung mulai 1 Mei kemarin. Karena itu kami bertanya kepada pemerintah, karena disinyalir ada 300 PTT baru yang masuk di berbagai kantor,” kata anggota Fraksi PKB, Theodora Ewalde Taek saat diwawancarai di ruang sidang DPRD Kota Kupang, Kamis (8/8).

Ewalde menjelaskan, sebelumnya pemerintah Kota Kupang bersemangat untuk merasionalisasi tenaga PTT di Kota Kupang. DPRD sangat mendukung untuk efisiensi anggaran dan lainnya.

“Tetapi semangat ini tidak didukung dengan konsistensi pemerintah. Karena itu kami mensinyalir adanya penambahan 300 PTT baru. Kami menanyakan kepada pemerintah terkait data PTT baru ini, dimana saja mereka ditempatkan dan alasan mereka direkrut,” katanya.

Menurut Ewalde, di salah satu pihak pemerintah selalu membicarakan tentang semangat rasionalisasi anggaran, semangat efisiensi anggaran, namun di pihak lain pemerintah sendiri tidak konsisten dengan semangat tersebut.

“Kenapa beberapa waktu lalu pemerintah memecat para PTT dengan alasan tidak lulus saat tes. Lalu pertanyaannya, bagaimana mereka menjamin bahwa PTT yang baru inu berkualitas dan mampu bekerja secara baik. Atau jangan sampai memang sengaja dipecat karena pemerintah sudah menyiapkan orang-orang baru ini,” tegasnya.

Ewalde melanjutkan, anggaran yang telah diputuskan saat pembahasan anggaran murni lalu untuk pembayaran honor PTT, itu untuk satu tahun. Jika di tengah perjalanan ada penambahan jumlah PTT, maka anggaran untuk membayar gaji mereka menggunakan anggaran dari mana. Itu yang dipertanyakan, jangan sampai semangat efisiensi anggaran malah sebaliknya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man saat dikonfirmasi media ini mengaku dirinya juga belum mengetahui secara pasti tentang penambahan jumlah PTT di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

“Karena itu saya masih memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian agar mengirimkan data terkait ini. Apa yang ditanyakan DPRD ini sangat bagus sebagai bentuk fungsi kontrol kepada pemerintah,” katanya.

Hermanus Man mengaku, jika memang ada penambahan PTT di luar PTT yang diberhentikan lalu diakomodir kembali, maka akan dilihat dan dikaji urgensinya dalam sebuah OPD atau badan tempat dia ditugaskan. Karena ada juga PTT yang beberapa waktu lalu diberhentikan lalu dipanggil kembali.

“Jangan sampai itu PTT yang diberhentikan lalu diangkat kembali. Kita lihat nanti karena saya masih meminta data dari Badan Kepegawaian, kebetulan kepala badan sementara tugas luar daerah, maka kita akan minta rinciannya nanti,” ujarnya. (mg25/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!