Pemprov NTT Rekrut 500 Pemuda – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Pemprov NTT Rekrut 500 Pemuda

Ikut Kursus Kompetensi Gratis di NTB

KUPANG, TIMEX – Program kursus bagi kaum muda yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTT perlahan terwujud. Kali ini, pemprov akan merekrut sedikitnya 500 pemuda usia 18-35. Mereka akan dikirim untuk mengikuti pelatihan kompetensi di Lombok Timur, Provinsi NTB.

Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Sisilia Sona yang diwawancara di ruang kerjanya menjelaskan, pihaknya sudah mencapai kesepakatan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur. Bahkan pihak BLK langsung meminta agar 500 orang itu dikirim dalam bulan Agustus ini.

“Mereka kasi kita kuota 500 orang. Kursus ini semuanya gratis. Karena itu BLK milik pemerintah pusat. Ada dua jurusan, yakni perhotelan dan kapal pesiar,” jelas Sisilia yang diwawancara Timor Express.

Kursus selama 30-49 hari tersebut menurut dia sesuai dengan standar luar negeri. Peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi dan bisa bekerja di dalam dan luar negeri. “Setelah kursus, mereka dikasih magang atau langsung kerja satu tahun di Malaysia serta Thailand,” jelas Sisilia lagi.

Dia mengimbau pemerintah kabupaten/kota serta semua elemen masyarakat untuk menyebarluaskan informasi tersebut agar kuota 500 orang itu segera terpenuhi. Salah satu syaratnya adalah laki-laki/perempuan minimal lulusan SMA sederajat. Dianjurkan agar punya keahlian berbahasa Inggris, minimal pasif.

Pendaftaran bisa melalui LTSA-P2TKI Pemprov. NTT yang beralamat di depan Hotel Amaris Kupang atau samping Bundaran Tirosa. Kuota 500 tersebut menurut Sisilia diberikan setiap tahun kepada NTT. “Ini peluang untuk anak-anak kita yang sedang menunggu atau menganggur untuk membekali diri,” tambahnya.

Selain kerja sama dengan BLK Lombok Timur, pihaknya sudah bekerja sama dengan BLK di Bandung, Semarang, Medan, Serang dan Semarang. Dalam bulan ini akan dikirim 16 orang ke Bandung dan juga Bali. Semuanya gratis. Di BLK Bandung misalnya, setiap bulan bisa melatih sekira 6.000 orang dengan keahlian berbeda.

Seluruh BLK milik pemerintah pusat tersebut, sambung dia memiliki jurusan yang tidak sama. Masing-masing dengan jenis kompetensinya. Sehingga mereka bisa merekrut peserta kursus dari seluruh Indonesia. “Ini kita beri ruang. Karena semua gratis. Tinggal mereka kembali dan bisa kerja atau mandiri. Kita berharap dari koperasi dan Bank NTT untuk bantu modal,” harap dia.
Mantan Kepala Badan Kesbangpol NTT itu katakan, pihaknya sudah membentuk sekretariat bersama untuk mempercepat realisasi program kursus bagi pemuda NTT, seperti dijanjikan gubernur. Sekber itu berisi orang-orang yang bertugas untuk membangun jejaring dan berkomunikasi dengan pihak-pihak yang bisa menyediakan kursus bagi pemuda-pemuda NTT. Baik di luar dan dalam negeri.

Khusus untuk 25 orang yang akan dikirim ke Griffit University Australia, saat ini sudah tinggal menunggu. Para peserta sudah memenuhi syarat dan siap berangkat. “Rencana tanggal 2 September 2019 nanti kita lepas ke Australia,” terangnya.

Dengan sejumlah upaya yang dilakukan, lanjutnya, pemerintah berharap masalah ketenagakerjaan di NTT perlahan teratasi dan pengangguran berkurang. Salah satu mimpi besar yang sedang diperjuangkan adalah pembangunan BLK nasional di Kupang. “Kalau kita sudah bisa siapkan lahan minimal 10 hektare, kementerian sudah siap untuk bangun. Yang penting di Kupang supaya mudah akses,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto yang dimintai komentarnya memberi apresiasi kepada pemprov yang sudah mulai menemukan jalan keluar terkait masalah ketenagakerjaan. DPRD, kata Jimmi akan memberikan dukungan agar program tersebut bisa berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat NTT.

“Itu langkah konkret dari pemerintah. Jadi, masyarakat harus memanfaatkan peluang ini. Anak-anak muda silakan mendaftar. Karena untuk mencari kerja, harus punya skill. Dan skill juga harus sesuai kebutuhan pasar kerja,” papar anggota DPRD NTT dua periode itu. (cel/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!