KGC Wujudkan Kupang Bersih – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

KGC Wujudkan Kupang Bersih

LAUNCHING. Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore didampingi Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad, MS, Ketua Tim Penggerak PKK Hilda Manafe, para camat, lurah dan panitia KGC saat launching KGC di Pantai Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Jumat (9/8).

IMRAN LIARIAN/ TIMEX

Puluhan Ribu Warga Aksi Bersih-bersih

KUPANG, TIMEX – Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Jumat (9/8) pagi melaunching Kupang Green and Clean (KGC) tahun 2019. Acara ini berlangsung di Pantai Pasir Panjang, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kelapa Lima.

Acara launching KGC dirangkai dengan aksi Ayo Bersihkan Kupang yang melibatkan ribuan orang. Peserta aksi berasal dari utusan kelurahan-kelurahan dan kecamatan, sekolah-sekolah dan instansi lingkup Pemkot Kupang.

Wali kota didampingi Wakil Wali Kota Hermanus Man, Ketua TP PKK Kota Kupang Hilda Riwu Kore Manafe, Ketua Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad, MS, Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Syaiful Rahman, Ketua Dewan Juri KGC Yeheskiel Lanoe dan Sekretaris Dewan Juri KGC Stenly Boymau.

Acara launching KGC dan aksi massal Ayo Bersihkan Kupang dihadiri juga oleh camat dan lurah se-Kota Kupang.
Ribuan warga sejak pukul 07.00, sudah memadati Pantai Pasir Panjang. Aksi ini berlangsung satu jam. Pantai pun langsung bersih. Dalam sambutannya, Wali Kota Jefri Riwu Kore mengatakan aksi ini merupakan gerakan moral memotivasi seluruh masyarakat kota untuk peduli lingkungan.
“Kebersihan harus dimulai dari lingkungan kita sendiri. Kemudian pasar, sekolah dan ruang-ruang publik lainnya,” kata Jefri.

Ia menekankan kepada para lurah dan camat agar gerakan ini tidak boleh berhenti di sini. Tapi gerakan ini harus menjadi rutinitas di lingkup kecamatan, kelurahan hingga RT/RW dan keluarga.
“Lurah dan camat punya tanggung jawab besar menanamkan nilai-nilai semangat menjaga kebersihan lingkungan di masyarakat,” kata Jefri.

Kepada Timor Express usai launching KGC, wali kota berharap KGC menjadi satu gerakan bersama untuk mewujudkan Kota Kupang menjadi kota paling bersih. Pasalnya, tekad pemerintah menjadikan Kota Kupang menjadi kota yang bersih, indah, sehat dan nyaman. Apalagi, kata Jefri, pemerintah tengah menggenjot semua sumberdaya untuk mewujudkan Kupang Smart City. “Jadi lingkungan menjadi salah satu indikator. Lingkungan kita harus bersih dan sehat,” ujarnya.

Melalui KGC, kata mantan Anggota Komisi X DPR RI ini, masyarakat tergerak, aparat di kelurahan dan kecamatan juga tergerak untuk bekerja maksimal membersihkan lingkungannya. “Kita tidak kejar penghargaan atau Adipura, yang kita kejar kota ini menjadi kota paling bersih,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man juga berharap melalui gerakan Ayo Bersihkan Kupang, masyarakat semakin sadar untuk mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Harus bisa mengurangi sampah, khususnya sampah plastik. Ia mencontohkan masih banyaknya puntung rokok bertebaran di mana-mana. Bahkan ia memperkirakan dalam sehari ada jutaan puntung rokok yang dibuang di Kota Kupang. Oleh karena itu, ini harus menjadi perhatian bersama.

Herman juga meminta para guru menjadi contoh di sekolah-sekolah. Tidak boleh merokok di ruang guru atau ruang kelas, apalagi saat mengajar. Guru harus menjadi contoh bagi para siswa. “Juga siapkan ruangan khusus merokok agar tidak mengganggu orang lain,” kata Herman.

Kepala SDI Bertingkat Kelapa Lima I, Olyana Selfince Manafe menyambut baik aksi massal Ayo Bersihkan Kupang. Menurutnya, hal ini menjadi contoh bagi siswa-siswi karena sejak dini sudah diajar untuk mencintai lingkungan. Selfince mengaku membawa 100 orang siswanya mengikuti aksi massal di Pantai Pasir Panjang.

Dalam aksi kemarin, wali kota juga menyerahkan secara simbolis bak sampah kepada lurah, camat dan masyarakat. Untuk diketahui, tahun ini pemkot mengadakan 1.000 unit bak sampah yang akan ditempatkan di semua kelurahan dan ruang-ruang publik. Selain itu, wali kota juga menyerahkan anakan pohon sepe kepada para lurah untuk ditanam. Ini bertujuan untuk menjadikan sepe sebagai salah satu ikon Kota Kupang ke depan. (mg22/sam)

Fokus Pengurangan Sampah

Sementara itu, Koordinator Kupang Green and Clean (KGC) Kota Kupang, Stenly Boymau menerangkan bahwa program ini digagas oleh Harian Timor Express dan dilaksanakan sejak tahun 2008. Pelaksanaannya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kupang.

Tahun ini, menurut Stenly, KGC difokuskan pada kompetisi kelurahan untuk pengurangan sampah. “Untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan maka pada 31 Juli kemarin bertempat di ruang Garuda kantor walikota, kami melaksanakan sosialisasi yang dihadiri oleh pak walikota, para camat, lurah serta pihak terkait. Kita sampaikan juknis pelaksanaan lomba yang akan dilaksanakan selama dua bulan. Selama itu, kelurahan diminta melaksanakan pembersihan dan juga inovasi pengurangan sampah di kelurahan,” jelas Stenly. Ada empat kegiatan yang dilaksanakan pada KGC tahun ini yakni kompetisi kelurahan paling bersih, lomba toga, kelurahan sadar inflasi serta kompetisi mewarnai kantor kecamatan kerjasama dengan cat EMCO.

Masing-masing kategori lomba ada hadiahnya yang totalnya mencapai hampir Rp 100 juta. “Kita terus mensuport pembangunan di Kota Kupang dan ini bukti keberpihakan media terhadap isu lingkungan,” ujar Stenly yang juga sekretaris juri KGC itu.

Ada lima orang juri yang dilibatkan yakni Ir. Yeheskiel Lanoe sebagai ketua, Stenly Boymau, DR. Johny Kiuk, DR. Wellem Mella dan DR. Lerry Rupidara. (*/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!