Bangun Cottage di Mulut Seribu – Timor Express

Timor Express

SUROSA

Bangun Cottage di Mulut Seribu

PELETAKAN BATU PERTAMA. Gubernur NTT, Viktor Laiskodat usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan cottage di objek wisata Mulut Seribu Desa Daiama, Rabu (7/8) lalu.

ISAK TOTU/TIMEX

BA’A, TIMEX – Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rote Ndao, dalam rangka meninjau destinasi wisata Mulut Seribu di Desa Daiama Kecamatan Landu Leko, Rabu (7/8) lalu.

Gubernur bersama rombongan meninjau objek wisata Mulut Seribu dengan menggunakan speedboat didampingi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu serta forkopimda.

Usai meninjau objek wisata Mulut Seribu, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan cottage di objek wisata Mulut Seribu dan meninjau lokasi tambak garam di Desa Daiama.

Kepada wartawan, Viktor Laiskodat mengatakan, potensi garam ada, maka akan panggil dinas teknis untuk melihat

“Saya telah perintahkan pak Kadis Perikanan ke Kupang untuk rapat koordinasi tentang garam NTT sekalian mengajak teman-teman untuk melihat agar bagaimana teman-teman mengerjakan dengan baik,” ujarnya.

Terpisah, Camat Landu Leko, Jostaf Faah mengatakan, untuk Kecamatan Landu Leko, pihaknya siapkan 300 hektare lahan yang akan dijadikan tambak garam. Sebanyak 100 hektare lebih lahan di Desa Daiama.

“Saya berharap sudah dibangun tambak garam dikelola secara baik, maka masyarakat kehidupannya bisa berubah. Terkait dengan lahan ini tidak ada milik orang atau pribadi. Ini milik Negara, jadi sepanjang saya masih berada di sini tidak ada masalah. Terkadang tidak ada masalah, tapi kita sendiri yang mengonsumsi masalah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Daiama, Selfester Mesah mengatakan, pembangunan cottage di kawasan Mulut Seribu Desa Daiama menyangkut pengelolaannya setelah pembangunan lewat Dinas Pariwisata Provinsi NTT. Selesai dibangun akan diserahkan ke desa untuk dikelola.

“Jadi terkait dengan pembagian hasilnya akan diatur dalam AD/RT. Cara pengelolaannya seperti begitu dalam pembangunannya itu sistem soal kelola dan ke depannya kami juga akan menyesuaikan dalam penyertaan modal tambahan ke BUMDes,” jelasnya.

Ia menjamin tidak ada permasalahan terkait tanah di lokasi cottage. Sebab, pemilik tanah sudah hibah untuk pengembangan pertumbuhan ekonomi pariwisata Desa Daiama. (mg23/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!