Bisa Pangkas Usulan Dana Pilkada – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Bisa Pangkas Usulan Dana Pilkada

DOKUMEN.Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menerima dokumen usulan pelantikan 65 anggota DPRD NTT terpilih periode 2019-2024 di ruang kerja gubernur, Senin (5/8)

SAM BABYS BIRO HUMAS NTT FOR TIMEX

KPU Ajak Pemda Duduk Bersama

KUPANG, TIMEX-Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan dana pilkada sesuai dengan standar kebutuhan sebagaimana keputusan KPU RI.

Jika pemerintah daerah merasa usulan tersebut terlalu tinggi, KPU tetap membuka ruang untuk duduk bersama. Mencari solusi untuk mencapai kesepakatan pagu dana yang tepat di masing-masing daerah.

Demikian dijelaskan Ketua KPU NTT, Thomas Dohu yang diwawancara Timor Express, Jumat (9/8). Thomas diwawancara terkait kritikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat terhadap besaran usulan dana kampanye di sembilan kabupaten.

“Itu yang perlu duduk bersama antar KPU dan pemda. Menyamakan pemahaman apa saja kebutuhan dalam setiap tahapan pilkada. Setelah memahami kebutuhan, maka selanjutnya menentukan standar harga/biaya,” kata Thomas

KPU di daerah, lanjut dia bekerja sesuai keputusan KPU RI. Dan, pihaknya siap melaksanakan keputusan yang telah ada. Sedangkan besaran harga masing-masing kebutuhan berdasarkan Peratura Menteri Keuangan.
“Antara lain, honor panitia adhoc dan kebutuhan lainya. Sekali lagi harus dibangun pemahaman yang sama agar ada kesepakatan sehingga pelaksanaan tahapan pilkada berjalan efektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” paparnya.

Anggota KPU NTT dua periode itu pastikan, usulan dari masing-masing KPU tersebut masih ada kemugkinan untuk dipangkas sesuai kesepakatan. Ada mekanisme asistensi di tingkat pemda. “Bisa di-pres. Contoh, KPU TTU usul Rp 29 miliar, disetujui Rp 25 miliar. Begitu juga Sabu Raijua, usulan Rp 16,4 miliar, disetujui pemda Rp 15 miliar,” tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta KPU NTT untuk meninjau kembali usulan dana pilkada dari sembilan kabupaten yang akan menggelar pilkada pada 2020 nanti. Menurut Viktor, NTT saat ini masih dalam kondisi sulit keuangan. Sehingga perlu dipertimbangkan. Pasalnya, total usulan dari sembilan KPU mencapai Rp 230 miliar.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!