Polisi Amankan Satu Pelaku – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Polisi Amankan Satu Pelaku

Bentrokan Tanah Merah

Tersangka Lain Masih Didalami

KUPANG, TIMEX – Aparat kepolisian berhasil mengamankan satu pelaku penganiayaan dan pembacokan terhadap korban Maksi Robin Mesakh. Pelaku diketahui bernama Beni Nggeon alias Jener Nggeon (30), warga RT 01/RW 01, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Pelaku diamankan di rumah keluarganya yang beralamat di Desa Oebelo. Ia langsung digiring ke Mako Polres Kupang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Polisi sementara mendalami adanya kemungkinan tersangka lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut,” ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Jules Abraham Abast di ruang kerjanya, Jumat (9/8).

Dikatakan, selepas kejadian itu, aparat tetap berjaga-jaga di TKP. Dan sampai saat ini tetap kondusif. Polisi juga terus melakukan pemantauan melalui kegiatan patroli.

Selain pelaku, aparat juga telah memeriksa lima orang saksi yakni Yohanis Pesat, Jermias dan Yunus Pah yang adalah warga Desa Tanah Merah. Sementara dua orang saksi lainnya yakni Yermia Naru dan Yandrat Soleman Batu merupakan warga Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kefamenanu, Kabupaten TTU dan warga Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. “Mereka telah dimintai keterangannya terkait kasus tersebut tadi pagi,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat penganiayaan tersebut Maksi Robin Mesakh (42) meninggal dunia. Korban yang adalah warga Desa Oebelo, RT 20, RW 08 Dusun 4 itu sebelumnya hendak menyelamatkan dua orang korban penganiayaan lainnya. Namun saat itu ia terdesak akibat diserang massa. Ia kemudian membela diri dengan menggunakan senjata tajam yang dipegangnya.

Akibatnya, ia sempat melukai tiga orang. Namun akhirnya di juga dianiaya dan dibacok hingga tewas. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Oesao lalu dirujuk ke RSUD Naibonat, namun nyawanya tidak dapat tertolong karena luka bacok yang cukup serius pada bagian leher dan beberapa bagian tubuh lainnya. Informasi yang diperoleh menyebutkan kejadian tersebut disebabkan akibat kesalahpahaman karena terpengaruh minuman keras. (mg29/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!