Bank NTT jadi Bank Pertama di Pulau Semau – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

Bank NTT jadi Bank Pertama di Pulau Semau

RESMIKAN. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Kupang Korinus Masneno, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT I Nyoman Aryawan Atmaja dan Kepala OJK NTT, Robert HP Sianipar saat menghadiri acara peresmian Kantor USPD Kecamatan Semau, Sabtu (10/8).

YEREM PASE FOR TIMEX

Resmikan Kantor USPD

KUPANG, TIMEX – Bank NTT secara resmi telah membuka Kantor Unit Simpan Pinjam Desa (USPD) di Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Sabtu (10/8).

Kantor tersebut diresmikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Kupang Korinus Masneno, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT I Nyoman Aryawan Atmaja dan Kepala OJK NTT, Robert HP Sianipar.

Pantauan Timor Express, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama rombongan tiba di Kantor Camat Semau pukul 14.00 disambut dengan natoni dan acara pengalungan serta tari-tarian penyambutan.

Bupati Kupang, Korinus Masneno pada kesempatan itu mengatakan pemerintah Kabupaten Kupang sangat bersyukur dan ucapan terima kasih kepada Bank NTT karena proses pembangunan di Kabupaten Kupang terus dilakukan termasuk di Pulau Semau.

Korinus menuturkan sebagai pimpinan, pihaknya menyadari bahwa daerahnya itu memiliki banyak sekali potensi yang dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kupang.

Dengan potensi yang ada, pihaknya tidak hanya membutuhkan sumberdaya dan peralatan tetapi juga akses terhadap modal. Selain itu, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, masih banyak hal yang perlu dikerjakan, tetapi kemampuan fiskal daerah yang sangat terbatas. Oleh karena itu, melalui kerja sama yang baik dengan bank NTT, sudah menghasilkan banyak hal dan terus akan ditingkatkan. “Ke depan kami bisa memberdayakan apa yang dimiliki hari ini untuk menata kehidupan, kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi mengemukakan bahwa Bank NTT saat ini tidak hanya ingin sehat karena dipercaya, tetapi ingin menjadikan Bank NTT sebagai rumah perbendaharaan bagi kesejahteraan masyarakat NTT. “Bagaimana Bank NTT memberikan ruang kepada masyarakat untuk bisa menggunakan Bank NTT, bukan saja alat transaksi tetapi menjadikan Bank NTT sebagai tempat penyimpanan semua asetnya sehingga bisa dikelola untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan membangun Desa Wisata berbasis digital agar potensi wisata ini terus berkembang.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan aset Bank NTT saat ini mencapai Rp 14,6 triliun, dana pihak ketiga sekitar Rp 10,84 triliun. Kredit telah bertumbuh Rp 9,7 triliun dan laba tahun berjalan Rp 229 miliar. “Kami tetap optimis Rp 500 miliar pada tahun 2019 ini,” ujarnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan arahan mengaku Bank NTT saat ini mulai bertranformasi sehingga akan menjamin masa depan yang baik.

Dikatakan, target laba yang tinggi mencapai Rp 500 miliar, namun dengan kerja keras saat ini maka pasti ada perubahan. “Sejak awal saya tidak suka melihat laba yang sangat kecil, namun saat ini Bank NTT sudah ada tanda-tanda kehidupan,” katanya.

Ditambahkan, dengan adanya lembaga keuangan di Pulau Semau diharapkan pemerintah desa dan kecamatan untuk mengaktifkan BUMDes-nya agar mengelola kearifan lokalnya. Ini juga menunjukkan bahwa ada kemajuan di daerah ini. Bank NTT harus menjadi simbol pelayanan dan adanya pertumbuhan bisnis baru.

Kepada pemerintah daerah Kabupaten Kupang diharapkan melakukan konsolidasi untuk mem-back up semua potensi yang dimiliki masyarakat dengan bekerjasama dengan aparat desa, karena informasi terhadap pasar sangat minim. “Kita mulai kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar NTT bisa berkembang dari sebelumnya,” tegasnya. (mg29/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!