Bikin Tiga Opname, Dilumpuhkan Tiga Tembakan – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Bikin Tiga Opname, Dilumpuhkan Tiga Tembakan

Kerbau Akan Disembelih Ngamuk

KUDUS, TIMEX–Salah satu kerbau yang menjadi hewan kurban di Masjid Baitussalam, Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kudus, ngamuk kemarin. Kerbau milik Supriyanto, 45, warga Dukuh Gambir, Desa Hadiwarno, itu lepas dari ikatan saat diturunkan dari mobil menuju ke pelataran masjid.

Panitia kurban dan warga sempat kewalahan untuk mengatasi amukan kerbau itu. Hingga akhirnya, kerbau berhasil dilumpuhkan dengan tiga kali tembakan oleh anggota Polres Kudus.

Kejadian yang berlangsung sekitar dua setengah jam ini, sempat menggegerkan warga setempat. Sekitar pukul 07.30 hingga 10.00, kerbau ini berlarian hingga ke tiga desa. Dari Desa Tenggeles kemudian masuk ke Desa Golantepus hingga ke Desa Mejobo. Dalam pelariannya, kerbau ini sempat merusak pagar rumah warga setempat.

”Ramai sekali. Warga ikut lari keliling kampung. Kerbaunya ngamuk. Bahkan sempat merusak pagar rumah,” kata Suyono, warga Desa Tenggeles.

Tak hanya merusak pagar, amukan kerbau ini juga membuat delapan warga diseruduk. Dari delapan warga itu, ada tiga orang yang harus menjalani rawat jalan (opname) di RSUD dr Loeknomohadi Kudus.

Selain panitia dan warga, beberapa personel dari Polsek Mejobo, yakni Kanit Reskrim Bhabinkamtibmas Hadiwarno, Bhabinkamtibmas Tenggeles, dan Bhabinkamtibmas Golantepus ikut turun tangan mengatasi kerbau ini. Juga dari Sat Sabhara Polres Kudus dan Babinsa Tenggeles juga ikut melakukan pengejaran.

Upaya pengejaran dari sejumlah pihak ini, tak mampu menangkap kerbau yang sudah terlanjur mengamuk itu. Akhirnya, di sekitar Jembatan Sampek di RT 4/RW 8, Dukuh Mejobo Kidul, Desa Mejobo, kerbau berhasil dilumpuhkan dengan tembakan oleh anggota dari Polres Kudus.

”Karena dianggap membahayakan warga, kerbau terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan oleh anggota (polisi),” kata Kapolsek Mejobo AKP Sartono kemarin.

Saat kerbau sudah tumbang, panitia kurban segera menyembelih di lokasi. Kemudian kerbau itu dibawa ke Masjid Baitussalam Desa Tenggeles.

Humas RSUD dr Loekmonohadi Kudus Saiful Anas membenarkan ada warga menjadi korban amukan kebau yang kemarin menjalani perawatan intensif. Ada tiga warga yang saat ini menjalani opname dan satu warga menjalani obat jalan.

Tiga warga tersebut, Murni, 60, warga Desa Tenggeles; Siti Aslamiyah, 31, warga Desa Tenggeles; dan Selamet Sunti, 51, warga Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo. Sementara yang menjalani berobat jalan bernama Muhammad Danial Darwisy, warga Desa Tenggeles.
”Sebelumnya hanya dua yang opname. Tapi sore kemarin tambah satu (yang opname),” katanya. (daf/lin/jpg/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!