Dijanjikan Proyek, Uang Puluhan Juta Dibawa Kabur – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Dijanjikan Proyek, Uang Puluhan Juta Dibawa Kabur

TERSANGKA. Antonius Mangu yang diamankan di daerah Lubang Buaya Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur hendak diamankan di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (7/8).

IST

Pelaku Ditangkap di Jakarta

KUPANG, TIMEX – Dugaan tindak pidana penipuan dengan modus menjanjikan proyek pekerjaan gedung sekolah dan pengadaan alat kesehatan kembali terjadi. Kali ini korban diketahui atas nama Martinus Boli Tokan.

Korban terpaksa mengadukan kasus penipuan ke Polres Kupang Kota dengan laporan polisi nomor: LP/B/215/II/2019/SPK Res Kupang Kota, tanggal 25 Februari 2019 kepada pelaku Antonius Mangu, SE dan Ignasius Boli.

Sesuai dengan laporan, kejadian penipuan tersebut terjadi pada Jumat (14/10), sekira pukul 17.00, bertempat di Hotel Neo Aston, Jalan Piet A. Tallo, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Terhadap laporan tersebut, Unit Buser dan Unit Pidum di bawah pimpinan Kanit Pidum Polres Kupang Kota, Ipda Yance Kadiaman, SH., langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di Daerah Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Kota Jakarta Timur, Selasa (7/8).

Kapolres Kupang Kota AKBP. Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK., melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH.,MH., menjelaskan bahwa awalnya tersangka Ignasius Boli menghubungi korban untuk menawarkan adanya pekerjaan proyek pembangunan rumah sakit dan sekolah swasta.

Menurut tersangka, proyek tersebut akan dibangun di Kabupaten Lembata. Lalu diadakan pertemuan antara korban dengan kedua tersangka di Hotel Neo Aston dan saat itu tersangka Antonius Mangu berusaha meyakinkan korban.

“Tersangka menunjukan dokuman serta berkas-berkas proyek kepada korban untuk meyakinkan korban dan meminta korban menyerahkan uang sebesar Rp 80 juta,” ujar Bobby.

Dikatakan uang yang diminta tersebut akan digunakan untuk biaya konsultan perencanaan dan sesuai perjanjian akan dikembalikan dalam tempo tiga bulan.

“Mendapat penjelasan dari tersangka, korban mulai percaya dengan kedua tersangka,” katanya.

Korban kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 30 juta kepada tersangka Antonius dan mentransfer dana melalui ATM sebesar Rp 50 juta ke rekening BNI atas nama Lusi Lusiana.

“Setelah tiga bulan, korban kemudian menghubungi kedua tersangka namun keduanya tidak bisa dihubungi dan menghilang,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Sikka itu.

Korban kemudian menghubungi rekan nya di Larantuka untuk mengecek pengerjaan proyek sekolah dan rumah sakit swasta yang diberitahu oleh kedua tersangka, namun setelah dicek ternyata pengerjaan proyek tersebut tidak pernah ada.

Tersangka yang hendak ditangkap, terus menghindar dan bersembunyi di Jakarta. Polisi lalu menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO/17/VII/2019/Reskrim.

Tersangka Antonius Mangu, SE, yang merupakan pensiunan PNS dengan alamat RT 02/RW 01 Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata berhasil diamankan dan tersangka tidak berupaya melarikan diri ataupun melawan petugas di lapangan.

Setelah diamankan, Antonius dititipkan ke Mapolres Jakarta Barat guna diamankan sementara dan juga melaksanakan pemeriksaan lalu dibawa ke Kupang untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

“Tersangka dikenakan Pasal 378 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP,” tutup Iptu Bobby. (mg29/joo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!