Manggarai Cabut Status Daerah Tertinggal – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Manggarai Cabut Status Daerah Tertinggal

RUTENG, TIMEX – Kabupaten Manggarai, dicabut statusnya sebagai salah satu daerah tertinggal di Indonesia, khususnya di Provinsi NTT. Status itu dicabut oleh Kemendes PDTT RI.

Pencabutan tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Nomor 79/2019. Namun hal itu, Kabupaten Manggarai tetap masih dilakukan pembinaan oleh kementerian atau lembaga berwenang dan pemerintah provinsi selama tiga tahun sejak ditetapkan.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus yang ditemui di Ruteng, Kamis (8/8) mengaku senang dengan keputusan itu. Deno menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kerja keras yang dilakukan dengan cara masing-masing, sehingga Manggarai keluar dari kabupaten tertinggal.

“Sebagai bupati saya sangat bangga. Saya mengucapkan terima kasih karena kerja keras semua pihak telah membuat Manggarai keluar dari status kabupaten tertinggal. Ini bukan kita yang nilai, tapi sesuai penilaian pemerintah pusat,  melalui Kemendes PDTT RI,” ungkapnya.

Dikatakan, SK Menteri terkait lepasnya Manggarai dari daerah tertinggal, sudah ada dan patut bersyukur. Tentu hasil kerja keras bersama selama ini sudah ada penilaian dari beberapa aspek. Sebut saja pembangunan rumah tidak layak huni dan banyak aspek lainnya.

Menurut Deno, dengan keluarnya Manggarai dari daerah tertinggal di Indonesia dan Provinsi NTT, tentu akan memacu pemerintah agar terus bekerja demi Manggarai yang lebih maju lagi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Manggarai.

“Yang pastinya, hasil yang kita dapat ini patutlah bersyukur. Lepasnya Manggarai dari status daerah tertinggal memberi semangat baru. Kita jadi punya gairah baru lagi untuk mengantarkan Manggarai sejajar dengan kabupaten lain yang sudah sangat maju. Mari kita sama-sama untuk bangun Kabupaten Manggarai terus maju dan lebih baik lagi,” ujarnya.

Dia menambah, Manggarai sangat pantas keluar dari kategori tertinggal. Itu mengingat, daerah tersebut sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Melalui pembangunan fisik dan non fisik. Kemudian yang menjadi prioritas seperti pembangunan infrastruktur dan SDM. Termasuk dalam peningkatan derajat kesehatan dan pengentasan kemiskinan.

“Saya rasa Kabupaten Manggarai memang layak lepas dari ketertinggalan. Mengingat beberapa indikator yang telah dicapai. Kalau ada yang tidak mengakui, saya tidak tahu indikator apa yang dipakai sehingga tidak akui. Yang memberikan nilai, bukan dari kita yang di kabupaten,” tegas Deno. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!