Kejari TTS Layangkan Surat Panggilan – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Kejari TTS Layangkan Surat Panggilan

Target Penyelesaian Kasus Berubah

SOE, TIMEX – Kejaksaan Negeri (Kejari) TTS dalam waktu dekat akan kembali melayangkan surat panggilan kepada tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan embung Mnelalete, Jefri Unbanuaek yang belum menghadiri panggilan jaksa.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTS, Fachrizal kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (15/8) menjelaskan, jika surat panggilan yang akan kembali dilayangkan tidak diindahkan oleh oknum anggota DPRD NTT itu, maka pihaknya akan menindaklanjuti dengan penjemputan secara paksa.

Pasalnya, dengan ketidakhadiran tersangka dalam panggilan jaksa, telah mengubah rencana agenda Kejari TTS yang sebelumnya direncanakan jika proses pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan embung Mnelalete senilai Rp 756 juta lebih itu akan dinaikkan ke tingkat persidangan akhir Agustus.

“Tapi karena masih ada satu tersangka yang belum diperiksa sebagai tersangka, maka rencana jaksa berubah karena penyelesaian kasus ini pasti molor dari rencana awal,” ungkap Fachrizal.

Karena satu tersangka belum memenuhi panggilan jaksa, maka terpaksa empat tersangka lainnya yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten TTS, Semy Ngebu, Direktur CV Belindo Karya, Yohanis Fanggidae, Thimotius Tapatab selaku konsultan pengawas PT Siarplan Utama Konsultan dan Jimmy Unbanuek selaku pelaksana proyek, karena masa tahanan mereka telah mencapai 15 hari dari masa tahanan selama 20 hari. Penyidik Kejari TTS akan bekerja keras menyelesaikan berkas empat tersangka yang terlebih dahulu ditahan untuk dinaikkan ke tahap selanjutnya sebelum masa tahanan berakhir.

“Kami harus bekerja keras karena selain pengungkapan kasus embung Mnelalete, penyidik juga sibuk dengan kasus lain serta sidang-sidang kasus yang lain baik itu di Kupang maupun di SoE,” papar dia.

Kajari TTS mengimbau kepada Jefri Unbanunaek agar menyempatkan diri mendatangi Kejari TTS untuk dimintai keterangannya sebagai tersangka dengan didampingi kuasa hukum. Jika demikian, maka pengusutan kasus akan segera diselesaikan.

“Pengusutan kasus ini juga didukung penuh oleh BPKP, karena sejak dua hari lalu penyidik BPKP mendatangi Kejari TTS untuk melakukan klarifikasi kepada saksi-saksi. Jadi saya juga imbau supaya para saksi proaktif memberikan keterangan kepada penyidik BPKP,” tandas Fachrizal. (yop/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!