Tambah 100 PTT – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Tambah 100 PTT

Kesepakatan Banggar dan Pemkot 

KUPANG, KUPANG – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Kupang bersama pemerintah Kota Kupang menyepakati perekrutan tambahan 100 Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup pemerintah Kota Kupang.

Kesepakatan perekrutan tambahan 100 PTT dibuat dalam rapat Banggar dalam lanjutan Sidang II DPRD Kota Kupang dengan agenda Perubahan APBD Tahun 2019 yang berlangsung di ruang sidang DPRD Kota Kupang, Rabu (15/8).

Penambahan tenaga PTT yang disetujui, akan direkrut dari guru honor yang dibiayai oleh Komite Sekolah, serta tenaga kesehatan yang magang di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Puskesmas di Kota Kupang, serta di RSUD S.K. Lerik.

Dalam sidang tersebut, anggota Banggar Daniel Hurek, mengatakan, pemerintah dan DPRD perlu memikirkan nasib guru honor yang dibiayai oleh Komite Sekolah, karena upah yang diterima oleh para guru tersebut paling besar berjumlah Rp 300 ribu.

Bahkan di antara mereka, ada juga yang menerima upah hanya sebesar Rp 150 ribu.

Selain itu kata Daniel Hurek, pemerintah juga perlu memikirkan nasib tenaga kesehatan yang magang di Puskesmas dan Pustu, dan Rumah Sakit Kota, karena banyak di antara mereka yang bekerja sukarela tanpa digaji sepeser pun.

Oleh karena itu, sudah saatnya pemerintah memperhatikan nasib mereka dengan merekrut menjadi tenaga PTT.

“Jadi pemerintah dan DPRD perlu memikirkan nasib guru honor komite dan tenaga kesehatan yang tidak mendapat upah yang layak. Mereka butuh biaya untuk hidup, sehingga mereka juga jarus mendapat upah yang layak atas pengabdian mereka,” kata Daniel.

Sementara, Ketua Komisi I Padron Paulus, mengatakan, perhatian harus diberikan kepada para tenaga guru dan juga kesehatan, dengan mengangkat menjadi tenaga PTT, namun juga harus disesuaikan dengan anggaran yang ada.

“Kita memang harus memperhatikan tenaga guru dan kesehatan, karena kita ini mau agar kesejahteraan mereka bisa terpenuhi dan agar pelayanan yang mereka berikan juga bisa dilakukan secara baik dan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota Banggar asal Fraksi Nasdem, Yuvensius Tukung.

Menurut Yuvensius, sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian kepada guru honor komite yang upahnya sangat kecil, namun mereka mengabdi dengan sepenuh hati untuk mendidik generasi bangsa.

Untuk itu menurut dia, sudah selayaknya pemerintah perlu merekrut tambahan PTT, dengan syarat khusus bagi guru honor komite, dan tenaga kesehatan yang magang tanpa gaji di Pustu dan Puskesmas dan di Rumah Sakit Kota Kupang.

Menanggapi usulan anggota Banggar, Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, langsung mengambil sikap dengan menyetujui usulan anggota Banggar DPRD Kota Kupang, dan menyetujui penambahan 100 orang tenaga PTT, yang akan diusulkan pada anggaran murni tahun 2020.

“DPRD juga punya hak untuk budgeting demi menggaji mereka. Oleh karena itu kita semua di sini harus menyepakati untuk merekrut mereka yang mengabdi dengan tulus menjadi tenaga PTT,” tegas Yeskiel Loudoe.

Sementara itu, pemerintah Kota Kupang melalui Penjabat Sekda Elvianus Wairata, juga menyepakati usulan Banggar DPRD Kota Kupang, dan pemerintah juga berjanji akan merekrut PTT sesuai dengan kesepakatan antara pemerintah dan DPRD. (mg25/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!