Alumni FKIP Undana Aksi Peduli Pendidikan di TTS – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Alumni FKIP Undana Aksi Peduli Pendidikan di TTS

PEDULI. Komunitas Kx2F foto bersama guru dan siswa SMPN Satu Atap Basmuti saat aksi peduli pendidikan di Basmuti, Sabtu (10/8) lalu. (FOTO: Istimewa).

KUPANG, TIMEX-Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melakukan aksi peduli pendidikan ke SMPN Satu Atap Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (10/8) lalu.
Para alumni yang tergabung dalam Komunitas Katong Ex FOTTES Family (Kx2F) ini melakukan aksi peduli bekerjasama dengan OSIS SMPN 2 Kupang dan Pojok Literasi Kompas-Gramedia Books Cabang Kupang.
Ketua Kx2F, Frangky Amalo, S.Pd mengatakan, aksi sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk membantu sesama dalam menggapai masa depan yang lebih baik.
Menurut Frangky, aksi seperti ini sudah beberapa kali dilakukan Kx2F, dengan mendatangi sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan sarana pendukung pendidikan. “Sebelumnya kita pernah lakukan kegiatan serupa di wilayah Kabupaten Kupang, dan saat ini kita buat lagi dengan menyasar sekolah di pedalaman TTS, tepatnya SMP Negeri Satu Atap di Desa Basmuti, Kuanfatu,” ungkap sosok yang juga pengajar SMAN 2 Kupang ini.
Frangky menyebutkan, bantuan pendidikan yang diserahkan Kx2F dalam bentuk pakaian seragam bekas layak pakai, buku-buku, peralatan olahraga dan lainnya. “Pakaian seragam bekas layak pakai itu dihimpun oleh OSIS SMP Negeri Kupang bersama guru-gurunya sedangkan sebagian buku-buku merupakan sumbangan dari toko buku Gramedia. Semoga dengan bantuan ini dapat mengembangkan kegiatan literasi pada SMPN Satu Atap Basmuti,” tambahnya.
Koordinator Kegiatan, Rafael Djami, S.Pd menambahkan, dalam aksi Peduli Pendidikan di Basmuti, belasan alumni yang mewakili komunitas Kx2F datang memberi bantuan berupa pakaian seragam bekas layak pakai, buku Kurikulum K13 edisi revisi, buku bacaan bergambar, buku pengetahuan umum, buku autobiography, peralatan olah raga berupa bola voli, net voli, bola basket, bola kaki, dan papan catur. Ada juga bantuan alat-alat kebersihan berupa sapu, kain pel bergagang dan ember serta jerigen air 5 liter. “Semua jenis bantuan ini merupakan swadaya ikatan alumni FKIP atau Kx2F dan sumbangan dari donatur yang bersifat tidak mengikat,” ungkap Rafael.
Rafael menambahkan, dari beberapa bantuan itu ada jerigen air karena dari survey awal, sekolah ini juga anak-anak yang bersekolah di SMPN Satu Atap Basmuti kesulitan akses air bersih. “Oleh karena itu kami juga menghimpun jerigen bekas dari para alumni sehingga anak-anak di Basmuti bisa gunakan untuk mengambil air yang jaraknya cukup jauh,” pungkas Rafael. (aln)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!