Didik Anak Mengenal Budaya Sejak Dini – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Didik Anak Mengenal Budaya Sejak Dini

KENALKAN BUDAYA.Kristina Kongalemu bersama peserta didik TK Putra 1 dan orangtua pose bersama usai kegiatan dalam rangka HUT ke-74 RI, Jumat (16/8)

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Kekayaan budaya yang dimiliki Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat banyak dan berpeluang meningkatkan ekonomi masyarakat. Meski demikian sebagian masyarakat NTT belum memahami dan belum mampu mengelola kekayaan budaya tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kepala Taman Kanak-Kanak Putra 1 Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Kristina Kongalemu kepada Timor Express di sela-sela kegiatan pentas seni budaya dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI, Jumat (16/8).

Berdasarkan latar belakang pengembangan kekayaan budaya tersebut pihaknya mulai memperkenalkan kepada anak sejak dini untuk lebih familiar dengan budaya.

Menurutnya, kebudayaan yang dimiliki juga mendidik anak untuk menghindari budaya luar yang merusak mental anak. “Mental anak harus diubah karena dengan era digital saat ini, anak lebih meniru gaya hidup luar seperti penampilan dan lainnya,” ujarnya.

Penampilan remaja saat ini bisa memicu angka kriminalitas saat ini. Sehingga perlu diterapkan kehidupan yang berbudaya sejak dini kepada anak. Baik di lingkungan pendidikan maupun di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut ia mengharapkan agar masyarakat khususnya orangtua agar bisa mengontol pola pergaulannya anak agar bisa sesuai dengan budaya yang ada istiadat. “Inilah upaya kita namun bukan berarti kami sebagai pendidik saja yang mendidik. Orangtua juga haurs berperan aktif dalam mendidik anak,” tandasnya.

Pentas seni budaya di lungkungan sekolah, tidak hanya dilakukan saat HUT RI, namun juga pada kesempatan tertentu tetap dilakukan agar terus mengasa dan mendorong anak menggunakan serta menerapkan budaya yang ada.

Pada peringatan HUT ke-74 RI ini, selain menggelar pentas seni budaya juga dilakukan kegiatan lain, yakni tarik tambang dan lomba lari.
Sebelumnya juga peserta didik diajak untuk mengunjunggi situs-situs bersejara dan museum untuk mengenal sejarah perjuangan para pahlawan.

“Menyambut HUT RI dengan meminta kepada anak untuk mengenal budaya budaya yang ada di Indonesia. Sekaligus mengingatkan kepada anak tentang perjuangan,” tambahnya.

Kegitan yang diselenggarakan juga melibatkan orangtua murid dengan tujuan menciptakan rasa kekeluargaan antar sesama orangtua dan murid.
“Lomba pentas ini adalah puncak dari semua rangkaian kegiatan HUT sekaligus masuk tahun ajaran baru,” tuturnya.

Jumlah murid pada TK Putra 1 yang beralamat di jalan Hati Mulia Kelurahan Oebobo tersebut sebanyak 31 orang. Para peserta didik dibagi dalam dua rombongan belajar (Rombel) dan didampingi sebanyak lima tenaga pengajar.(mg29/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!