Ganti Rugi Tanah Undana Tidak Sesuai NJOP – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Ganti Rugi Tanah Undana Tidak Sesuai NJOP

Penggugat Ajukan Kasasi

KUPANG, TIMEX – Sengketa kepemilikan lahan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang terus berlanjut. Upaya kasasi telah dilakukan baik dari tergugat maupun penggugat pasca adanya putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi Kupang yang memenangkan tergugat.

Namun putusan tersebut belum menjadi putusan tetap karena masih ada upaya hukum lanjutan. Untuk membuktikan kepemilikan tanah seluas 85 hektar yang disengketakan oleh sembilan tergugat dan dua tergugat intervensi telah mengajukan kasasi. Penggugat setelah mempelajari putusan pun telah melayangkan gugatan. Alasannya nilai ganti rugi masih kurang dari nilai jual objek pasak (NJOP).

Penasehat hukum penggugat Bildad Torino M. Thonak, SH kepada Timor Express, Jumat (16/8) mengapresiasi putusan perkara perdata gugatan tanah Undana yang telah diputuskan melalui Pengadilan Tinggi dengan nomor 61/PDT/2019/PT KPG tertanggal 3 Juli 2019 karena putusan tersebut sudah objektif.

Dikatakan, pihaknya selaku penggugat setelah mempelajari putusan dan pertimbangan hakim, merasa masih ada kekurangan pada putusan tersebut yakni terkait pergantian kerugian.

Dalam pertimbangannya, hakim Pengadilan Tinggi sudah mempertimbangkan dan memutuskan berdasarkan NJOP tanah sekitar lokasi sengketa yang harganya Rp 200.000 per meter persegi, namun putusannya hanya Rp 150.000 per meter persegi. “Nilai ganti rugi ini kurang dari NJOP padahal putusannya dikatakan sesuai NJOP. Karena itu kami ajukan upaya kasasi agar meminta untuk dapat menguatkan putusan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri serta meminta agar memutuskan nilai ganti rugi sesuai NJOP,” ungkap Bildad Thonak.

Ia menambahkan, jika putusannya sesuai NJOP, maka biaya ganti rugi yang harus dibayar oleh para penggugat secara tanggung renteng dari lahan seluas 850.000 meter adalah Rp 170 miliar. “Sudah dua kali putusan dan kami sudah puas, namun belum sampai puncak sehingga kami ajukan kasasi pada tanggal 14 Agustus 2019 lalu,” ujarnya.

Akta kasasi sudah diperoleh, sedangkan memori kasasi baru akan diserahkan dalam waktu dekat. “Upaya kasasi ini merupakan upaya terakhir. Karena melalui bukti-bukti dan Tuhan berkenan kami menang maka tetap dilakukan esekusi meski ada upaya peninjauan kembali ke MA oleh tergugat karena tidak menangguhkan esekusi,” katanya.

Ditambahkan, selain diri sebagai penggugat yang melayangkan kasasi, pihak tergugat yakni Pemerintah Provinsi NTT juga sudah mengajukan upaya kasasi. “Kami juga pada prinsipnya tidak ingin persoalan ini berlarut-larut, namun tetap membuka ruang diskusi untuk bicara dari hati ke hati asalkan ada komitmen bersama untuk menyelesaikan persoalan ini karena kami menyadari bahwa ini untuk kepentingan umum,” tandasnya.

Bildad juga mengungkapkan beberapa materi kasasi dari tergugat sudah diperolehnya. Saat ini sementara dipelajari. Namun, dalam memori kasasi tersebut intinya mengulangi apa yang sudah diputuskan Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tinggi. “Tidak substansi lagi, namun kita tetap menyediakan bukti-bukti terkait sengketa ini. Bukti kami sebanyak 117 bukti yang akan kami bawa,” katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya tanah tersebut digugat oleh Esau Oktovianus Naimanu selaku Penggugat I dan Fredi Wilman Kolo selaku Penggugat II. Sementara Tergugat sebanyak sembilan orang dan dua lainnya adalah Tergugat Intervensi yakni Polce Bislisin dan Fedina Konay serta Joni Armi Konay.

Untuk diketahui, di putusan Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang diputuskan untuk ganti rugi yang dibebankan kepada tergugat secara tanggung renteng sebesar Rp 100.000 per meter, sehingga total keseluruhan yang diganti sebesar Rp 85 miliar sedangkan pada putusan Pengadilan Tinggi naik menjadi Rp 150.000 per meter, sehingga naik menjadi Rp 127,5 miliar. (mg29/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!